Breaking News:

Tukang Cukur Boleh Mudik ke Garut, Wabup Sebut Ini Syaratnya : Anak, Istri, dan Rumahnya di Garut

Wakil Bupati Garut Helmi Budiman mengatakan, warga yang diperbolehkan mudik adalah mereka yang tidak menetap di luar Garut alias hanya bekerja saja.

Tribun Jabar/ Sidqi Al Ghifari
Wakil Bupati Helmi Budiman 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Pemkab Garut memperbolehkan warganya yang bekerja di luar Garut untuk pulang dan berlebaran bersama keluarga di kampung halaman.

Wakil Bupati Garut Helmi Budiman mengatakan, warga yang diperbolehkan mudik adalah mereka yang tidak menetap di luar Garut alias hanya bekerja saja.

"Contohnya tukang cukur, itu semuanya, keluarganya anak istrinya rumahnya di Garut,” ucapnya, Senin (03/5/2021).

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Garut juga memperbolehkan mudik setelah tanggal 6 Mei 2021 dan hanya untuk warga yang bekerja di luar kota yang anak istrinya berada di kampung halaman.

Nantinya bagi mereka yang bekerja di luar kota dan hendak mudik ke Garut akan dilakukan test antigen.

"Kalau hasil tesnya positif, harus dilakukan isolasi, demikian juga jika hasilnya negatif harus menjalani isolasi dulu," ucapnya

Baca juga: Antisipasi Mudik, Polisi Mulai Lakukan Penyekatan di Gerbang-gerbang Tol di Purwakarta

Helmi menjelaskan, larangan mudik berlaku bagi mereka yang menetap diluar kota dan sudah berkeluarga disana.

"Bagi pemudik yang orang tuanya di Garut, sementara dianya sudah menjadi orang Jakarta atau Bandung, tidak disarankan untuk pulang," ungkapnya.

Baca juga: Pemkab Purwakarta Imbau Desa-desa Siapkan Ruang Isolasi untuk Warga yang Bandel Mudik

Penulis: Sidqi Al Ghifari
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved