Breaking News:

Pusat Perbelanjaan di Kota Sukabumi Dipadati Pengunjung, Banyak yang Langgar Prokes, Tak Ada Petugas

Memasuki hari ke-20 bulan Ramadan sejumlah pusat perbelanjaan dan keramaian di wilayah Kota Sukabumi, Jawa Barat, dipadati warga.

Tribun Jabar
Sejumlah warga berbelanja berbagai kebutuhan di salah satu toko pakaian di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kota Sukabumi. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Kota Sukabumi, Fauzi Noviandi

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Memasuki hari ke-20 bulan Ramadan sejumlah pusat perbelanjaan dan keramaian di wilayah Kota Sukabumi, Jawa Barat, dipadati warga untuk memenuhi kebutuhan Idul Fitri 1442.

Berdasarkan pantauan Tribunjabar.id di lapangan, sejumlah pusat perbelajaan yang dipadati masyarakat tersebut berada di Jalan Jenderal Ahmad Yani dan Jalan R.E. Martadinata, Senin (3/5/2021).

Namun, di tengah pandemi saat ini, masih banyak ditemukan warga yang tidak menggunakan masker, atau menjalankan protokol kesehatan dengan baik, bahkan tidak ada petugas Satpol PP, Dinkes, dan aparat TNI/Polri untuk memberikan edukasi kepada warga.

Baca juga: Satpol PP Kota Bandung Kewalahan Halau Pembeli yang Padati Pusat Perbelanjaan, Imbauan Tak Digubris

Baca juga: Pusat Perbelanjaan Mulai Diserbu Pengunjung, Waspada, Pakai Masker Juga Rawan Terpapar Covid-19

Masyarakat yang berasal dari sejumlah wilayah Kabupaten dan Kota Sukabumi itu memenuhi beberapa toko pakaian, toko swalayan, toko emas, dan di pasar tradisional.

Selain itu, kepadatan tersebut juga membuat arus lalu lintas di beberapa jalan di Kota Sukabumi, seperti di Jalan RA Kosasih, Jalan Ahmad Yani, dan R.E. Martadinata, dan di ruas jalan Bundaran Adipura, mengalami kemacetan.

"Saya sama keluarga sengaja berbelanja untuk kemenuhi kebutuhan Lebaran dari sekarang karena khawatir kalau beberapa hari lagi akan Lebaran bakal penuh. Jadi mulai mempersiapkannya dari sekarang," kata Nendi (30), warga Sukaraja, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, saat diwawancarai di Jalan Jenderal Ahmad Yani.

Jubir Penanganan Covid-19 Kota Sukabumi, Wahyu Handriana, meminta masyarakat untuk bisa menenjalankan protokol keseharan ketika sedang melakukan aktivitas berbelanja karena pandemi belum usai.

"Wajar saja karena sekarang bulan Ramadan, dalam hitungan hari kita akan memasuki Lebaran, sehingga warga pun mulai berbelanja untuk memenuhi kebutuhan di bulan puasa dan hari raya nanti," katanya.

Wahyu mengatakui, pihaknya tidak menurunkan petugas untuk melakukan imbauan untuk menjalankan prtokol kesehatan kepada masyarakat di sejumlah pusat keramaian.

Pasalnya, saat ini pihaknya tengah mempersiapakan upaya arus mudik. (*)

Penulis: Fauzi Noviandi
Editor: Hermawan Aksan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved