Breaking News:

Larangan Mudik, Bandara Husein Sastranegara Bandung Tetap Buka Penerbangan, Ini Syaratnya

Bandara Husein Sastranegara Bandung tetap membuka layanan penerbangan meski ada larangan mudik

tribunjabar/nazmi abdurrahman
ilustrasi - Bandara Husein Sastranegara 

TRIBUNJABAR. ID, BANDUNG - Pemerintah telah menetapkan larangan untuk melakukan mudik Lebaran 2021 yang tertuang dalam Surat Edaran Kepala Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik pada Bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah selama 6-17 Mei 2021.

Adanya aturan ini  Executive General Manager AP II Kantor Cabang Bandara Internasional Husein Sastranegara, R Iwan Winaya Mahdar mengatakan, selama masa periode pelarangan mudik, pihaknya masih melayani penumpang yang ingin bepergian.

Namun hanya penumpang dengan kondisi tertentu yang diizinkan pergi.

Baca juga: Jamin Tak Ada Penggunaan Alat Tes Covid-19 Bekas, Bandara Husein Sastranegara Selalu Lakukan Hal Ini

"Penumpang yang bisa berangkat adalah yang ada keperluan pekerjaan, perjalanan dinas, keluarga inti yang sakit, meninggal, hamil atau persalinan dan dibuktikan dengan dokumen-dokumen yang valid," ujar Iwan saat ditemui di Bandara Husein Sastranegara, Senin (3/5/2021).

Ia pun mengatakan saat ini destinasi perjalanannya pun sangat terbatas dan hanya membuka tujuh destinasi perjalanan yakni Kualanamu, Palembang, Banjarmasin, Pekanbaru, Balikpapan, Ujung Pandang, dan Denpasar.

"Di Bandara Husein, sudah setahun lebih tepatnya di 26 maret 2020 sampai saat ini kita belum melakukan penerbangan internasional. Jadi betul-betul close tidak ada penerbangan. Saat ini yang bisa terbang hanya pelayanan domestik dan itu pun terbatas," ujarnya.

Namun untuk beberapa daerah seperti Surabaya masih bisa menggunakan ATR atau baling-baling bambu.

Baca juga: Warga India yang Lolos dari Bandara Soetta Akhirnya Ditangkap di Batam, Sedang Santai Makan

Sementara itu sampai dengan delapan hari menjelang libur Idulfitri, pihaknya belum menerima pembatalan keberangkatan penumpang.

"Banyak maskapai yang bantu untuk sosialisasi larangan mudik, sehingga informasinya tersampaikan kepada calon pemudik, " ujarnya.

Namun, Bandara Husein Sastranegara tetap mengantisipasi lonjakan penumpang sebelum periode larangan mudik berlangsung.

"Kami masih mengantisipasi adanya lonjakan penumpang pada tanggal 1 kemarin sampai tanggal 5. Kalau dilihat dari data yang di tanggal 1 seharusnya sudah ada lonjakan, tapi ini jumlah penumpang hanya ada 872 kedatangan dan keberangkatan. Jadi artinya di luar prediksi kami," katanya.

Baca juga: NGERI, Alat Rapid Test Antigen BEKAS Dipakai Lagi di Bandara Kualanamu, Ini Awal Mula Terungkap

Memasuki tahun kedua pandemi di bulan Ramadan, Iwan mengatakan kondisinya masih mengalami penurunan dan sepi penumpang.

Berdasarkan data trafic Bandara Husein Sastranegara terhitung ada 1592 kedatangan dan keberangkatan.

Angka tersebut menurun dibandingkan bulan lalu dengan jumlah kedatangan dan keberangkatan adalah 2534 penumpang.

"Jumlah penumpang masih sedikit, kalau 2019 kedatangan dan keberangkatan bisa mencapai 2.292.000 penumpang dalam setahun dan saat tutup buku 2020 hanya ada 482 orang, " katanya.

Penulis: Putri Puspita Nilawati
Editor: Siti Fatimah
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved