Breaking News:

Jalur Tikus Garut-Tasik Dijaga Ketat Petugas, Masih Nekat Mudik lewat Jalur Tikus?

Kapten Chb Khasanudin melakukan penjagaan di jalur tikus di perbatasan guna mencegah pemudik yang nekad datang ke Garut.

Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: Seli Andina Miranti
Istimewa/ Dok Koramil 1117/Singajaya
Danramil 1117 Singajaya, Kapten Chb Khasanudin melakukan penjagaan di jalur tikus di perbatasan guna mencegah pemudik yang nekad datang ke Garut. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Untuk mencegah pemudik datang ke Garut, sejumlah jalur tikus sudah dijaga ketat petugas.

Salah satunya di Jalan Surapati perbatasan Garut-Tasikmalaya yang ada di Kecamatan Singajaya Kabupaten Garut.

Danramil 1117 Singajaya, Kapten Chb Khasanudin mengatakan penjagaan di jalur tikus di perbatasan guna mencegah pemudik yang nekad datang ke Garut.

"Ini juga termasuk antisipasi pemudik yang mencoba menggunakan jalur tikus," ungkapnya saat dihubungi Tribunjabar.id, Senin (03/5/2021).

Dalam operasi ketupat lodaya tersebut, pihaknya dibantu jajaran pemerintah lain, mulai dari Polri, Dishub, Pol PP dan Puskesmas.

"Kegiatan antisipasi pergerakan penduduk yang mudik ini dalam rangka mencegah dan mengendalikan penyebaran Covid-19," ujarnya.

Baca juga: Jelang Larangan Mudik, Polresta Cirebon Periksa Pengendara dari Luar Daerah di Jalur Pantura

Di Garut ada 12 titik penyekatan pemudik yang didirikan hal tersebut untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.

Dari ke 12 titik penyekatan terdapat empat titik utama penyekatan yakni Limbangan, Simpang Tiga Jalan Baru Kadungora, Simpang Tiga Malangbong, dan Masjid Hidayatul Muna Jalur Garut-Tasik.

Polres Garut juga telah menyiapkan beberapa titik cek poin di jalur tikus menuju Kabupaten Garut.

Baca juga: Meski Wabup Garut Izinkan Tukang Cukur Lebaran di Garut, Jika Pulang Lewat 6 Mei Tetap Sulit Mudik

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved