Breaking News:

Liga Italia

Inter Milan Juara, Antonio Conte Jadi Pembangkit Sekaligus Penghancur Juventus di Liga Italia

Karena itu, Minggu (2/5/2021) adalah sejarah Liga Italia, yakni digdaya Juventus putus berkat kehebatan Inter Milan di bawah asuhan Antonio Conte

https://www.instagram.com/inter/
Pemain Inter Milan Lautaro Martinez disalami Alexis Sanchez (kiri) setelah mencetak gol ke gawang Torino dalam lanjutan laga Liga Italia di Giuseppe Meazza Stadium, Selasa (14/7/2020). 

TRIBUNJABAR.ID- Antonio Conte menjadi sorotan di balik kesuksesan Inter Milan mengakhiri kedigdayaan Juventus dalam meraih gelar Liga Italia.

Pada pekan ke-34 Serie A, Inter Milan dinobatkan sebagai juara Liga Italia setelah Atalanta gagal menang saat bertandang ke markas Sassuolo, Minggu (2/5/2021). Atalanta imbang 1-1 lawan rumah Sassuolo di Stadion Mapei.

Secara matematis, Atalanta yang di posisi kedua klasemen Liga Italia, tak bisa lagi melewati atau bahkan menyamai poin La Baneamata, julukan Inter.

Jarak poin antara Inter dengan Atalanta adalah 13 poin, La Baneamata memimpin klasemen dengan 82 poin.  Jumlah itu tak bisa dikejar lagi oleh tim berjuluk Sang Dewi dalam empat sisa laga.

Karena itu, Minggu (2/5/2021) adalah sejarah Liga Italia, yakni digdaya Juventus putus berkat kehebatan Inter Milan di bawah asuhan pelatih Antonio Conte.

Di Inter Milan, Antonio Conte menyepakati kontrak berdurasi tiga tahun (atau hingga 2022) dan gaji sebesar 12 juta euro (Rp 192,8 miliar) per musim.
Di Inter Milan, Antonio Conte menyepakati kontrak berdurasi tiga tahun (atau hingga 2022) dan gaji sebesar 12 juta euro (Rp 192,8 miliar) per musim. (Twitter @360Sources)

Baca juga: Inter Milan Sah Raih Scudetto Liga Italia, Atalanta Imbang Lawan Sassuolo

Diketahui, Juventus adalah peraih 9 gelar scudetti (bentuk jamak dari scudetto) selama 9 musim terakhir beruntun.

Uniknya, awal mula kedigdayaan Bianconeri di Liga Italia itu dikomandoi oleh Antonio Conte sejak musim 2011-2012.

Ya, Conte seakan membuka kran juara Juve sebanyak tiga kali (2011-2012, 2012-2013, 2013-2014), kemudian diteruskan oleh Massimilano Allegri selama lima musim.

Sementara trofi Liga Italia terakhir diraih oleh Juventus ketika ditangani oleh Maurizio Sarri, pada musim 2019-2020. Akan tetapi, kehadiran Antonio Conte di Inter Milan nyatanya merusak pesta Juventus selama sembilan musim tersebut.

Conte didatangkan oleh Inter pada tahun 2019. Musim pertamanya kala itu belum berbuah manis, tetapi menjanjikan.

Halaman
12
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved