Breaking News:

Gaji Cuma Rp 300 Ribu, Guru Honorer Ini Terpaksa Mengajar di Perahu, Dibayangi Sergapan Buaya

Siti Saroyah, seorang guru honorer yang hanya digaji Rp 300 ribu sebulan terpaksa mengajar di perahu meski dibayangi sergapan buaya

Penulis: M RIZAL JALALUDIN
Editor: Siti Fatimah
istimewa
Belajar luring di perahu- Siti Saroyah S.Pd, seorang guru di SMP 4 Cibitung, Dusun Ciloma, Desa/Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi, karena kesulitan sinyal terpaksa menggelar kegiatan belajar luring di atas perahu di muara Cikaso karena tak ada pilihan tempat lain. 

"Paling kendala sekarang untuk pembagian soal ujian sekolah ke anak harus ngasih langsung ke anaknya, gak bisa melalui media internet atau pake HP kita kesulitannya di sinyal. Apalagi saya sendiri sekarang lagi hamil jadi tantangan juga luar biasa harus turun, naik perahu," ujarnya.

Berharap Pemerintah Perhatikan Kesejahteraan

Siti Saroyah mengatakan, ia sudah mengajar sekitar tiga tahun di SMP tersebut.

Saat ini ia menerima gaji setiap tiga bulan sekali.

Dalam sebulan ia dibayar Rp 300 ribu sampai Rp 400 ribu tergantung jam per bulan.

Baca juga: Tipu Guru Honorer Bisa Bantu Jadi PNS, Suami Istri di Garut Dibantu Oknum Kabid

"Ngajar sudah 3 tahun menjadi honorer gaji kadang 300 kadang 400 tergantung jam per bulan. Biasanya gajihan tigabulan sekali," jelasnya.

Ia berharap, pemerintah memperhatikan kesejahteraan guru di pelosok.

Terlebih perjuangan mereka dalam mengajar cukup berat.

"Harapannya mudah-mudahan kesejahteraan guru terpencil bisa diperhatikan, apalagi honorer yang hanya mengandalkan hasil dari honor pembagian jam saja kalau dihitung dengan ongkos sudah habis dipake bensin gaji. Dan juga mudah-mudahan sinyal dan transportasi di Ciloma bisa bagus," harapnya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved