Breaking News:

Sakit Hati Diputuskan, Janda di Lumajang Gabung Komplotan Begal untuk Gasak Motor Mantan Pacar

Nur Hayati (27) mengaku rela bergabung dengan komplotan begal untuk menjerat korbannya, yang tak lain adalah mantan pacarnya.

Editor: Seli Andina Miranti
surya.co.id/tony hermawan
Sosok Nur Hayati (27) yang gabung komplotan begal di Lumajang untuk menjerat motor para korbannya. 

TRIBUNJABAR.ID - Seorang janda di Kabupaten Lumajang gelap mata hingga bergabung dengan komplotan begal.

Nur Hayati (27) mengaku rela bergabung dengan komplotan begal untuk menjerat para korbannya.

Dirinya mengaku baru satu kali terlibat aksi pembegalan, itupun karena dipaksa.

Baca juga: Sempat Terjadi Baku Tembak, Polres Tasikmalaya Bekuk Kawanan Begal Motor

"Saya dipaksa Ari yang masih belum ketangkep itu," kata Nur.

Dilansir dari Surya.co.id, janda 2 anak itu buka suara, dia bersedia masuk dalam komplotan begal sebab target korban adalah mantan pacarnya, Dimas (22).

Dia juga dijanjikan akan mendapat upah uang sebesar Rp 700 ribu jika berhasil menggasak motor Dimas.

"Iya memang saya masih sakit hati sama mantan pacar ini," ungkapnya.

Akhirnya Nur menuruti kemauan para komplotan begal.

Modus yang digunakan pelaku dengan cara mendekati kembali mantan pacarnya.

Baca juga: Pemilik Sedang Salat, Sepeda Motor di Puskesmas Pelabuhanratu Raib Digondol Maling Bertopi

Kejadian bermula saat pelaku menghubungi korban lewat aplikasi obrolan WhatsApp.

Halaman
12
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved