Isi Pokok Surat Al Qadr dalam Al Quran, Gambaran Kemuliaan Lailatul Qadar, Malaikat Turun ke Bumi

Berikut ini penjelasan mengenai Surat Al Qadr dalam Al Quran, Asbabun Nuzul lengkap dengan penjelasan arti dan makna isi pokok kandungan ayat

Penulis: Hilda Rubiah | Editor: Widia Lestari
muslimah.co.id
Ilustrasi: Malam Lailatul Qadar 

Dijelaskan dalam ayat ke 4 berikutnya, diceritakan bahwa pada malam lailatul qadar malaikat turun ke bumi.

تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا

"Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan Malaikat Jibril." (QS. Al Qadar: 4).

Dalam ayat di atas Malaikat Jibril disebut 'Ar Ruuh' artinya dispesialkan menunjukkan kemuliaan dan keutamaan.

Turunnya malaikat pada malam lailatul qadar artinya bahwa banyaknya keberkahan pada malam tersebut.

Turunnya para malaikat termasuk Malaikat Jibril menandakan turunnya berkah dan rahmat Allah SWT.

Malaikat turun melihat mukminin yang membacakan Al Quran.

Kemudian para malaikat pun akan mengitari orang-orang yang berada dalam majelis dzikir dan ilmu.

Para malaikat akan meletakkan sayap-sayap mereka pada penuntut ilmu. (Tafsir Al Quran Surat Al ‘Azhim, 14: 407)

Baca juga: Ini Tanda-tandanya Anda Mendapatkan Malam Lailatul Qadar, ketika Beribadah Dirasakan Begitu Nikmat

4. Dicatatkan Takdir Tahunan

Malaikat turun ke bumi guna menjalankan tugas mengurus urusan manusia.

يهَا يُفْرَقُ كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ

"Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah." (QS. Ad Dukhan: 4).

Ibnu Katsir dalam kitab tafsirnya (12: 334-335) menerangkan bahwa pada Lailatul Qadar akan dirinci di Lauhul Mahfuzh mengenai penulisan takdir dalam setahun.

Artinya juga dicatat ketentuan-ketentuan seperti ajal, rizki dan amalan segala sesuatu.

Pengampunan dan Selamat dari Siksaan Neraka dan

Pada malam lailatul qadar inilah pula dosa setiap orang yang menghidupkan malam tersebut akan diampuni oleh Allah SWT.

Dari Abu Hurairah, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,

مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

"Barangsiapa melaksanakan salat pada malam lailatul qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni." (HR. Bukhari no. 1901)

Pada malam lailatul Qadar, Allah SWT menetapkan ketentuan umat manusia.

Sebelum itu Allah juga melihat bagaimana orang-orang yang taat beribadah.

Sebagaimana firman Alla SWT dalam Al Quran Surat Al Qadr: 5.

سَلَامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْر

"Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar." (QS. Al Qadr: 5).

Menurut Mujahid tafsir Al Quran Al ‘Azhim, 14: 407, dijelaskan pada malam yang penuh berkah juga berarti penuh keselamatan.

Banyaknya orang-orang yang menjalankan ibadah dan amalan sehingga selamat dari hukuman dan siksaan.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved