Breaking News:

Desa-desa di Perbatasan Jawa Barat Dapat Perhatian Lebih, Salah Satunya Lewat Tugu Desa

Selain merupakan pintu masuk menuju Jawa Barat, desa-desa ini merupakan representasi Jawa Barat sehingga harus ditata dengan baik.

Tribun Jabar/ Muhamad Syarif Abdussalam
tugu desa di perbatasan Jabar untuk mempertegas batas administrasi wilayah 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengklaim telah memberi perhatian lebih bagi desa-desa yang berbatasan langsung dengan provinsi lain seperti Jawa Tengah dan Banten. Keberpihakan ini dilakukan dengan memberi bantuan keuangan, optimalisasi BUMDes, hingga membangun tugu desa untuk mempertegas batas administrasi wilayah.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Barat Bambang Tirtoyuliono mengatakan pihaknya menilai posisi desa perbatasan sangat strategis.

Selain merupakan pintu masuk menuju Jawa Barat, desa-desa ini merupakan representasi Jawa Barat sehingga harus ditata dengan baik.

Menurut dia, penataan salah satunya dilakukan dengan membangun tugu desa di setiap desa perbatasan.

Terdapat 101 desa di Jawa Barat yang berbatasan langsung baik dengan Jawa Tengah dan Banten. Bambang memastikan pihaknya akan membangun tugu desa di seluruh daerah perbatasan tersebut.

"Yang terbaru yang kemarin diresmikan, di Desa Singabraja dan Singabangsa, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor. Sebelumnya pada 2020 sudah dibangun tujuh tugu desa," ujarnya di Bandung, Jumat (30/4/2021).

Selain menunjukkan batas administrasi wilayah, menurutnya, tugu desa diperlukan untuk memperkuat kewibawaan dan identitas Jawa Barat. Setiap tugu yang dibangun memperlihatkan simbol Kujang yang merupakan senjata khas masyarakat Jawa Barat.

Selain itu, menurutnya, pada tugu pun terdapat tiga pilar yang juga merupakan simbol bahwa pembangunan desa di Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Jabar Ridwan Kamil dilakukan melalui tiga program, strategi yakni one village one product, desa digital, dan gerakan membangun desa.

Baca juga: Kantor Desa Mande Nyaris Terendam Banjir, Kades Sebut Pabrik Ini Penyebab Masalah

Bambang mengatakan berbagai keberpihakan lainnya diberikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat bagi desa perbatasan. Salah satunya dengan membantu optimalisasi BUMDes di 101 desa perbatasan. Tak hanya itu, berbagai pembangunan seperti perbaikan situ dan irigasi di desa perbatasan terus dikerjakan.

Halaman
12
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved