UMKM Lokal Ini Kembangkan Baju Anak Anti Bakterial, Virus dan Bakteri Ngga Akan Nempel?

UMKM lokal ini mengembangkan baju khusus anak-anak yang anti bakterial

istimewa
UMKM lokal ini mengembangkan baju khusus anak-anak yang anti bakterial 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG -Sebagai ibu pasti merasakan bagaimana cepatnya anak tumbuh dengan cepat. Ketika dalam masa perkembangan, pakaian pun terasa boros dan mau tidak mau harus membeli baju lagi dan lagi.

Hal ini pun dirasakan oleh Mufy Marie, pelaku umkm baju anak dengan nama Mini Cottons.

Ditemui di Hotel Diemdi, Kiara Condong, Mufy menceritakan awal mula perjalanan usahanya.

Baca juga: Orang Sudah Beli Baju untuk Lebaran, Pengunjung Pasar Baru Meningkat, Toko Ini Masih Sepi Pembeli

"Ketika liat anak-anak tuh cepet banget tumbuhnya dan kepikiran bkin brand sendiri dengan harga yang lebih terjangkau dan berbagai kalangan bisa pakai," ujar Mufy, Kamis (29/4/2021).

Sebagai ibu dari 3 orang anak, Mufy sadar betul akan rasa khawatir akan berbagai virus dan kuman pada anak.

Oleh karena itu, ia membuat baju anak berbahan organik cotton dan anti bakterial sehingga aman untuk anak yang memang aktif untuk bermain.

Baca juga: VIDEO VIRAL Nonton Bioskop Pakai Baju Kondangan, Petugas Tiket: Mau ke Kondangan Nobita, ya?

"Bahannya juga menyerap keringat,  jadi virus dan bakteri nggak akan nempel di badan," ujarnya.

Dalam membangun umkm Mini Cottons ini, Mufy telah memulainya sejak 2020 dan ia bersyukur usahanya berkembang dengan memanfaatkan marketplace.

"Saat ini penjualan masih online dan alhamdulilah di Ramadan kali ini naik 2-3 kali lipat," ujar Mufy.

Baca juga: Gaya Amanda Manopo Kenakan Baju Kembaran dengan Dita Karang Secret Number, Modis Harganya Fantastis

Ia menjelaskan produk yang dijualnya begitu simple atau baju yang biasa digunakan anak sehari-hari seperti, kaos, celana pendek, baju tidur, hodie, dan sweater.

Baju dari Mini Cottons bisa digunakan untuk anak usia 1-10 tahun dengan pilihan warna yang berbeda.

"Tiap seri memilki 8 jenis warna berbeda sehingga para ibu punya banyak pilihan untuk pilih baju anaknya," ucapnya.

Ia melihat keunikan dari penjualannya selama satu tahun ini. Mufy mengatakan, para ibu memang lebih konsumtif dalam berbelanja.

Biasanya ketika belanja, pelangannya bisa membali 4 set dengan pilihan warna yang berbeda.

"Untuk tren baju anak ya masih pakaian sehari-hari, dan aku membuatnya dengan model yang bisa digunakann untuk di rumah juga bepergian," ujarnya.

Dalam mempersiapkan lebaran, Mufy telah menyiapkan kurang lebih 30.000 stock yang siap diedarkan di seluruh Indonesia.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved