Breaking News:

Pemerintah Sita Dua Aset Milik Keluarga Cendana Berupa Gedung dan Vila, Ini Penjelasan Kemenkeu

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menjelaskan proses pengambilalihan dua aset milik Keluarga Cendana.

Kantor Kementerian Keuangan. Pemerintah melalui Kementerian Keuangan menyita dua aset milik keluarga Cendana. (KEMENTERIAN KEUANGAN) 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menjelaskan proses pengambilalihan dua aset milik Keluarga Cendana.

Dua aset itu berupa Gedung Granadi dan vila di Megamendung.

Direktur Hukum dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), Kemenkeu, Tri Wahyuningsih, mengatakan, proses penyitaan kedua aset itu masih berjalan

Namun dalam proses tersebut, DJKN sebetulnya tidak melakukan pengambilalihan.

Penyitaan justru dilakukan oleh Jaksa Agung.

"Pemerintah melakukan pengambilalihan, tapi yang melakukan adalah Jaksa Agung dengan mekanisme sita eksekusi," kata Tri dalam Bincang Bareng DJKN secara virtual, Jumat (30/4/2021).

Saat ini, dua aset milik keluarga presiden kedua RI itu masih disita oleh dua pengadilan negeri.

Pengadilan negeri yang dimaksud adalah Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dan Pengadilan Negeri Cibinong.

Baca juga: Sosok Raiyah Chitra Gadis Asal Makassar Dilamar Keluarga Cendana Danny Rukmana, Bukan Gadis Biasa

Kendati demikian, pengelolaan aset nantinya tetap dipegang oleh Kemenkeu melalui DJKN, mengingat status aset tersebut adalah barang milik negara (BMN).

Sementara pengguna barangnya adalah kementerian atau lembaga terkait yang mengambil alih, seperti halnya TMII diambil alih Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg).

Halaman
12
Editor: Giri
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved