Breaking News:

Ratusan Petugas Penyapu Jalan di Bandung Tak Kebagian Insentif Lebaran, Tahun Lalu Padahal Dapat

Menurutnya dibandingkan saat dikelola oleh PD. Kebersihan tahun lalu, pihaknya masih mendapatkan gaji ke-13 dan THR jelang lebaran.

petugas penyapu jalan.Para penyapu jalan di bawah kelola Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Bandung keluhkan terkait tidak adanya insentif bagi 850 orang penyapu jalanan pada momen lebaran kali ini.  

Laporan wartawan TribunJabar.id, Cipta Permana.

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Para penyapu jalan di bawah kelola Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Bandung keluhkan terkait tidak adanya insentif bagi 850 orang penyapu jalanan pada momen lebaran kali ini. 

Kondisi tersebut diakui berbeda dibandingkan saat mereka masih tercatat sebagai pegawai non ASN di PD Kebersihan Kota Bandung atau sebelum munculnya Perda Nomor 9 Tahun 2018 tentang pengelolaan sampah yang didalamnya memuat terkait perpindahan status kepegawaian dari PD. Kebersihan ke DLHK.

Salah seorang petugas penyapu jalan di wilayah Barat Kota Bandung, Ayu (35) bukan nama sebenarnya yang sudah menjadi penyapu jalan selama delapan tahun mengaku, kepastian tidak adanya insentif yang diberikan DLHK bagi kategori pegawai sepertinya berdasarkan pada hasil rapat koordinator wilayah bersama DLHK beberapa waktu lalu. 

"Iya katanya enggak ada tahun ini untuk insentif lebaran bagi kami (penyapu jalanan), soalnya selain dari hasil rapat korwil (koordinator wilayah) dengan DLHK, infonya gitu (tidak ada insentif), terus memang juga sampai hari ini belum kami terima, padahal ASN katanya sudah pada terima THR," ujarnya saat ditemui di sekitar Jalan Braga, Kota Bandung, Kamis (29/4/2021).

Ayu berharap, meskipun tidak adanya insentif yang diberikan, namun dirinya berharap adanya kebijakan pemerintah untuk minimal mendapatkan uang ketupat atau uang kadeudeuh bagi mereka, terlebih berdasarkan informasi yang diperolehnya, tidak akan ada masa libur pada momen hari raya lebaran nanti.

"Ya harapannya minimal ada uang ketupat lah dari kebijakan pemerintah, berapa berapanya mah terserah kebaikan hati pimpinan saja, apalagi tahun ini juga dilarang mudik. Bahkan, sampai malam takbiran juga kami tetap kerja termasuk hari lebarannya, jadi kami tidak ada liburnya," ucap ibu dua anak tersebut.

Hal senada pun diakui oleh Lastri (34) bukan nama sebenarnya, petugas penyapu jalan di wilayah Barat lainnya. Menurutnya, kemungkinan tidak adanya insentif yang diberikan bagi mereka berdasarkan informasi dari hasil rapat para korwil penyapu jalan dengan DLHK.

Menurutnya dibandingkan saat dikelola oleh PD. Kebersihan tahun lalu, pihaknya masih mendapatkan gaji ke-13 dan THR jelang lebaran.

"Sampai saat ini kita masih menunggu apakah akan ada THR atau insentif dari DLHK saat mendekati hari raya atau justru tidak ada sama sekali. Karena kita juga belum mendapatkan informasi selanjutnya semisal surat edaran resmi dari DLHK, karena infonya hanya dari Korwil saja, mudah-mudahan mah ya ada ya," katanya ditemui di lokasi yang sama (Cipta Permana)

Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved