Breaking News:

Larangan Mudik Lebaran Baru Mulai 6 Mei, Penindakan Travel Gelap Sudah Berlaku, Ini Alasan Polisi

Meski masa larangan mudik Lebaran baru berlaku pada 6-17 Mei 2021, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menindak 115 trevel gelap

Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra
Ditlantas Polda Metro Jaya mengamankan 115 kendaraan trayek gelap yang menawarkan penumpangnya untuk mudik, di Polda Metro Jaya, Kamis (29/4/2021). 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA- Meski masa larangan mudik Lebaran baru berlaku pada 6-17 Mei 2021, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menindak 115 trevel gelap yang berupaya mengangkut pemudik.

Tak tanggung-tanggung, polisi juga langsung menyita kendaraan. Lalu, kenapa polisi sudah mulai menindak travel gelap padahal masa larangan mudik Lebaran baru berlaku dua pekan lagi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, mengatakan penindakan travel gelap tersebut mengacu pada Pasal 308 UU Lalu Lintas, mengenai aturan tanpa izin dalam trayek, tanpa izin tidak dalam trayek, dan izin trayek meyimpang.

"Saat ini memang sudah masuk masa pengetatan mudik hingga tanggal 5 Mei. Lalu, masuk masa larangan mudik 6-17 Mei, dan kembali pengetatan setelah masa larangan mudik pada 18-24 Mei," ujar Yusri Yunus dilansir dari NTMC, Kamis (29/4/2021).

"Nanti kalau ditanyakan lagi kok belum tanggal 6 sudah dilakukan penindakan, iya di pasal 308 tindak mengenal kata itu, karena tidak sesuai peruntukan yang dibuat trayeknya," kata Yusri Yunus.

Baca juga: Dalam 2 Hari, Sudah 115 Kendaraan Travel Gelap yang Diamankan Polisi, Tujuannya Jabar sampai Lampung

Ultimatum

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, penindakan yang dilakukan menjadi bukti polisi serius dalam melakukan penyekatan larangan mudik Lebaran.

"Upaya yang kami lakukan ini sebagai upaya memberikan efek jera masyarakat bahwa kami serius untuk melakukan penyekatan peniadaan mudik," ucap Sambodo.

Polisi menghentikan bus untuk diperiksa di akses keluar Jembatan Suramadu, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (19/5/2019) dini hari.

Tak hanya itu, Sambodo juga mengultimatum para jasa travel ilegal tersebut untuk tidak mencoba-coba kembali meloloskan pemudik, karena polisi akan melakukan penindakan dan menyita kendaraan.

"Kami akan melakukan penindakan terhadap warga masyarakat yang masih mencoba-coba mengoperasionalkan travel gelap tanpa izin ini," ujar Sambodo Purnomo Yogo.

Baca juga: JANGAN MAIN-MAIN, Pemilik Travel Gelap Terancam Dipenjara Jika Angkut Pemudik saat Larangan Mudik

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Alasan Polisi Tindak Travel Gelap Meski Belum Masa Larangan Mudik"

Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved