Breaking News:

Kasus Bocah Tewas usai Makan Sate Lontong, Tak Ditemukan CCTV di Lokasi Kejadian

Warga Padukuhan Salakan, Kalurahan Bangunharjo, Kapanewon Sewon tersebut meninggal dunia setelah menyantap sate yang dibawa oleh ayahnya, Minggu (25/0

Editor: Ravianto
TribunJogja/Miftahul Huda
Budiman memperlihatkan foto anaknya yang meninggal setelah makan sate misterius, Senin (26/4/2021) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJABAR.ID, BANTUL - Polisi masih melakukan penyelidikan terkait kasus kematian NFP (8).

Warga Padukuhan Salakan, Kalurahan Bangunharjo, Kapanewon Sewon tersebut meninggal dunia setelah menyantap sate yang dibawa oleh ayahnya, Minggu (25/04/2021).

Kasat Reskrim Polres Bantul, AKP Ngadi mengatakan ada dua saksi tambahan yang sudah diperiksa oleh penyidik sehingga total saksi yang sudah diambil keterangannya ada enam. 

Meski tidak menjabarkan secara detail identitas saksi, ia menyebut penerima makanan yang asli juga akan dimintai keterangan. 

"Kami sudah berkomunikasi dengan penerima yang asli, nanti teknisnya bagaimana kami komunikasikan lagi. Tentu kami masih mencari saksi-saksi lain, ada kemungkinan jumlah saksi bertambah. Keluarga korban sudah dimintai keterangan, tetapi kalau ada yang perlu dikonfirmasi lagi akan kami panggil lagi,"katanya, Rabu (28/04/2021).

Saat ini pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan makanan, termasuk sate yang dikonsumsi oleh korban.

Baca juga: Gadis Muda Berkulit Putih, Ciri-ciri Perempuan Pemilik Sate Beracun yang Tewaskan Bocah di Bantul

Sampel makanan sudah dikirimkan ke Balai Laboratorium Kesehatan dan Kalibrasi Yogyakarta sejak Senin (26/04/2021) kemarin. 

Selain memeriksa saksi dan makanan, penyidik juga mengecek sejumlah CCTV.

Namun sayangnya tidak ada CCTV di lokasi kejadian.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved