Breaking News:

Kapolda Jabar Minta Masyarakat Jangan Takut Penyekatan Mudik 2021

Kapolda Jabar, Irjen Pol Ahmad Dofiri, menekankan agar masyarakat jangan takut terhadap penyekatan mudik Lebaran 2021.

Tribun Cirebon/Ahmad Imam Baehaqi
Kapolda Jabar, Irjen Pol Ahmad Dofiri, saat meninjau lokasi kebakaran tangki Pertamina RU VI Balongan, Kabupaten Indramayu, Snein (29/3/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON- Kapolda Jabar, Irjen Pol Ahmad Dofiri, menekankan agar masyarakat jangan takut terhadap penyekatan mudik Lebaran 2021.

Menurut Ahmad Dofiri, larangan mudik yang dikeluarkan pemerintah justru harus menjadi momentum titik balik mengenai betapa bahanyanya Covid-19.

Karenanya, Ahmad Dofiri mengajak masyarakat bersama-sama mendukung upaya pemerintah untuk mencegah penyebaran virus korona.

"Jangan sampai gara-gara libur Lebaran banyak masyarakat yang mudik membuat penyebaran Covid-19 semakin cepat dan kasusnya melonjak," kata Ahmad Dofiri saat ditemui di GT Palimanan Tol Cipali, Kabupaten Cirebon, Kamis (29/4/2021).

Ia menyebut erkembangan kasus Covid-19 relatif dapat dikendalikan sehingga masyarakat harus membantu upaya pemerintah mencegah penyebarannya.

Baca juga: Meski Dilarang oleh Pemerintah Ribuan Santri di Indramayu Mudik, Diizinkan Ponpes, Orang Tua Senang

Baca juga: Di Tengah Larangan Mudik, Bupati Kuningan: Silakan Pulang Kampung, tapi Syaratnya Harus Dilengkapi

Pihaknya mengakui dibutuhkan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat dalam menekan penyebaran kasus Covid-19.

"Salah satu caranya adalah tidak mudik saat Lebaran nanti, ada penyekatan tidak usah takut," ujar Ahmad Dofiri.

Dofiri menyampaikan, terdapat 158 titik penyekatan yang tersebar di berbagai lokasi di wilayah hukum Polda Jabar.

Dari jumlah tersebut, 22 titik penyekatan berada di jalur tol, dan 136 titik lainnya di jalur arteri.

Selain itu, posko penyekatan akan beroperasi selama masa Operasi Ketupat Lodaya 2021 yang dilaksanakan pada 6 - 17 Mei 2021.

Selama periode tersebut, setiap kendaraan dari luar daerah yang terjaring di titik penyekatan akan diputarbalikkan ke daerah asalnya.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved