Breaking News:

Babi Ngepet Depok Cuma Rekayasa, Pelaku Beli Babi Secara Online, Sebar Isu Uang Hilang

Babi ngepet di Depok ternyata hanya rekayasa atau bohong dari seorang pelaku yang sengaja beli babi secara online lalu menyebar isu uang hilang

Editor: Siti Fatimah
Istimewa
Warga di Kelurahan Bedahan, Sawangan, Kota Depok, digegerkan dengan penangkapan seekor binatang babi, yang diduga adalah babi jadi-jadian alias babi ngepet. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Belum lama ini warga Kelurahan Bedahan, Sawangan, Kota Depok, ramai karena adanya seekor babi yang ditangkap. Bukan hanya babi biasa, warga digegerkan karena babi itu disebut-sebut babi jadi-jadian alias babi ngepet.

Akibat rumor ini, cukup banyak warga percaya dan penasaran hingga ingin melihat babi ngepet yang sudah ditangkap tersebut.

Warga ingin memastikan kalau babi ngepet tersebut memang babi jadi-jadian hingga membuat kerumunan saat melihat babi tersebut.

Baca juga: Babi Ngepet di Depok Ternyata HOAKS, Para Pelaku Punya Peran Masing-masing, Babinya Dibeli Online

Kerumunan ini tentu meresahkan karena di masa pandemi Covid-19 ini.

Namun belakangan terbukti kalau adanya rumor babi ngepet tersebut hanyalah rekayasa dan polisi sudah mengamankan orang yang diduga pelaku rekayasa babi ngepet.

Dikutip dari Kompas.Com, kabar penangkapan babi ngepet di Bedahan, Sawangan, Depok, beberapa hari lalu kini telah dipastikan sebagai rekayasa.

"Semuanya yang sudah viral tiga hari sebelumnya adalah hoaks, itu berita bohong," kata Kapolres Metro Depok Kombes Imran Edwin Siregar, Kamis (29/4/2021).

Imran menjelaskan, rekayasa dimulai ketika di permukiman itu, beberapa warga mengeluh uangnya hilang Rp 1 juta-Rp 2 juta.

Baca juga: Bikin Geger! Ini Deretan Fakta Penangkapan Babi yang Dipercayai Babi Ngepet, Warga Tak Pakai Busana

Tersangka AI kemudian memesan secara online seekor babi dari pencinta binatang yang dibeli harganya Rp 900.000, dengan ongkos kirim Rp 200.000.

Halaman
123
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved