Breaking News:

650.874 Pelanggan di Jawa Barat telah Akses Layanan Aplikasi New PLN Mobile

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Barat mencatat sebanyak 650.874 pelanggan PLN UID Jabar telah memanfaatkan kemudahan akses layanan melalui

Istimewa
Aplikasi New PLN Mobile 

TRIBUNJABAR.ID - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Barat mencatat sebanyak 650.874 pelanggan PLN UID Jabar telah memanfaatkan kemudahan akses layanan melalui aplikasi "New PLN Mobile".

"Data per 28 April 2021, aplikasi yang memberikan kemudahan akses layanan PLN tersebut telah dinikmati oleh 650.874 pelanggan," kata Manager Komunikasi PLN UID Jabar, Iwan Ridwan.

Platform digital itu merupakan perwujudan transformasi PLN, customer focused, yaitu pelayanan yang andal, terintegrasi dan terkonsolidasi.

Menurut Iwan, kenyamanan dan kemudahan dalam mengakses semua layanan PLN tentunya merupakan salah satu bentuk pelayanan yang terus coba diwujudkan. "Inovasi juga akan terus sebagai bentuk upaya peningkatan layanan kepada pelanggan," ujarnya.

Iwan menambahkan, aplikasi New PLN Mobile terus menghadirkan fitur/ info tambahan yang diperlukan pelanggan, Hal terbaru adalah adanya informasi estimasi tagihan listrik bulan berikutnya pada fitur swacam. Hal ini bermanfaat karena dengan Swacam, informasi lebih transparan dan pelanggan dapat mengetahui jumlah pemakaian listriknya sendiri. Cara melakukan swacam praktis dan mudah, berikut caranya:
1. Download dulu aplikasi PLN Mobile di ponsel Anda.
2. Pilih menu catat meter
3. Pilih ID Pelanggan Pasca Bayar yang akan dilaporkan
4. Foto kWh meter
5. Masukkan angka kWh meter dari ponselmu, kemudian klik kirim.

Sebelumnya, telah ada berbagai fitur di PLN Mobile. Fitur tersebut yakni pelaporan gangguan, baca meter mandiri, pembelian token, pembayaran tagihan listrik, perubahan daya, dan melihat riwayat pembelian token.

"Semua fitur itu bisa diperoleh ketika pelanggan sudah mendownload atau melakukan pembaruan akun bila aplikasi tersebut sudah ada. Caranya mudah saja, cukup unggah KTP dan berswafoto dengan KTP tersebut untuk proses verifikasi," pungkas Iwan.

Editor: bisnistribunjabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved