Breaking News:

Tukang Es Buat Uang Palsu

Tersangka TN, Tukang Es Krim Keliling, Bikin Uang Palsu Cukup dengan Printer dan Kertas HVS

Uang palsu (upal) buatan TN (44), tukang jualan es krim keliling, dibuat dengan cara yang tergolong sederhana, hanya menggunakan printer.

Penulis: Firman Suryaman | Editor: Hermawan Aksan
Tribun Jabar/Firman Suryaman
Ratusan lembar uang palsu disita dari tersangka TN (44), tukang es krim keliling di Kota Tasikmalaya. Uang palsu itu dibuat dengan menggunakan printer dan kertas HVS. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Uang palsu (upal) buatan TN (44), tukang jualan es krim keliling, dibuat dengan cara yang tergolong sederhana, hanya menggunakan printer.

Dengan bermodalkan sebuah printer serta kertas HVS, TN mencetak uang palsu pecahan Rp 100.000, Rp 50.000, Rp 20.000, dan Rp 5.000.

"Tersangka mengaku mendapat ide pembuatan uang palsu dari sebuah konten di Youtube," kata Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Doni Hermawan, di Mapolres, Rabu (28/4/2021).

Baca juga: BREAKING NEWS Buat dan Edarkan Uang Palsu, Tukang Es Asal Tasik Ditangkap, Upal Rp 40 Juta Disita

Karena hanya mengandalkan printer, kata Kapolres, sudah tentu hasilnya pun tergolong buruk.

"Kentara sekali perbedaan upal buatan TN dengan yang asli. Jangankan bicara soal benang atau hologram yang ada pada uang asli, tampilan fisiknya pun sudah terlihat beda," ujar Kapolres.

Namun, dengan kondisi upal seperti itu, TN tetap berupaya mengedarkannya.

Kasus pembuatan upal ini terungkap setelah ada warga yang mencurigai kegiatan TN di dalam rumahnya di Kampung Cimuncang, Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

"Setelah diketahui TN diduga suka membuat upal, warga tersebut segera lapor polisi dan langsung kami tindak lanjuti," kata Doni.

Dari hasil penyelidikan, ternyata benar TN suka memproduksi sendiri upal berbagai pecahan.

Polisi langsung melakukan penyergapan.

TN yang ada di rumah ditangkap berikut sejumlah barang bukti.

TN pun mengakui perbuatannya.

"Tersangka masih dalam pemeriksaan intensif, termasuk kemungkinan adanya tersangka lain," kata Kapolres. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved