Jumat, 10 April 2026

Ribuan Santri Pondok Pesantren Darussalam Tetap Mudik, Tapi Penuhi Protokol Kesehatan

Pondok Pesantren Darussalam Ciamis tetap akan memulangkan santrinya ke kampung halaman masing-masing menjelang Lebaran ini.

Penulis: Andri M Dani | Editor: Hermawan Aksan

Laporan Wartawan Tribun Jabar Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS – Meski Menteri Agama secara resmi sudah mengeluarkan larangan mudik bagi santri, Pondok Pesantren Darussalam Ciamis tetap akan memulangkan santrinya ke kampung halaman masing-masing menjelang Lebaran ini.

“Santri Darussalam tetap pulang mudik sesuai jadwal semula. Tentunya dengan memenuhi ketentuan protokol kesehatan,” tutur Dr KH Fadlil Yani Ainussyamsi M.Ag, pengasuh Pondok Pesantren Darussalam Ciamis, kepada Tribun Jabar, Rabu (28/4/2021).

Menurut KH Fadlil Yani Ainussyamsi, yang akrab dipanggil Kang Icep, ketentuan tentang larangan mudik berubah-ubah, terutama menyangkut jadwal.

Baca juga: Ini Kronologi Tukang Es Krim Keliling Membuat Uang Palsu dan Ditangkap Polisi

Baca juga: Pria Positif Covid yang Meninggal di Penginapan Masih di RSUD dr Slamet Garut, Tunggu Keluarga

Kondisi ini cukup membingungkan bagi kalangan pesantren karena pulang mudik bagi ribuan santri Ponpes Darussalam sudah terjadwal.

Ada 1.672 orang santri Pondok Pesantren Darussalam yang akan pulang mudik menjelang Lebaran tahun  ini.

“Seminggu lalu santri-santri asal luar Jawa sudah pulang mudik. Umumnya naik pesawat, mereka diantar ke bandara,” katanya,

Santri asal luar Jawa yang sudah pulang mudik tersebut sebanyak 15 orang di antaranya dari Kalimantan (3 orang), Lampung (7orang), Bengkulu (3 orang), dan luar Jawa lainnya (2 orang).

Jadwal tanggal 1/5, giliran santri asal Jabodetabek dan luar Jabar yang pulang mudik.

Menurut Kang Icep, santri asal Jabodetabek ini pulang mudik dari Ponpes Darussalam dengan menggunakan mobil yang disewa khusus.

“Mobilnya kami minta disterilisasi. Di Jabodetabek santrinya diturunkan di suatu tempat yang sudah disepakati dan dijemput orang tua masing-masing dengan kendaraan yang juga sudah memenuhi ketentuan prokes,” ujar Kang Icep, yang juga Ketua ICMI Orda Kabupaten Ciamis periode 2021-2026.

Tanggal 2/5, jadwal santri asal berbagai daerah di Jabar, termasuk asal Ciamis, yang pulang mudik.

Menurut Kang Icep, santri yang pulang mudik tersebut dilengkapi surat dari pesantren, surat dari Gugus Tugas Internal Relawan Mujahid Covid (GTI-RMC) Darussalam, hasil test swab atau hasil rapid test antigen.

Di internal Pesantren Darusssalam sendiri, protokol kesehatan selalu diterapkan dengan pemantauan oleh GTI-RMC tersebut.

“Setelah aturan protokol kesehatan dipenuhi, sungguh keterlaluan kalau santri yang pulang mudik dipulangkan lagi."

"Mudah-mudahan santri, kami lancar perjalanannya ke kampung asal, bersilaturahmi dengan keluarga masing-masing,” katanya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved