Breaking News:

Ramadhan Bulan Kolaborasi Kebaikan

Sangat indah bila Ramadhan 1442 H kita semakin dekat dengan Allah dan sekaligus semakin peduli dengan sesama

Istimewa
H.Tedi Rusmawan AT., MM Ketua DPRD Kota Bandung 

TRIBUNJABAR.ID Bagi orang-orang yang beriman bulan Ramadhan merupakan bulan yang sangat ditunggu-tunggu kedatangannya, sehingga istilah yang digunakan adalah "Marhaban ya Ramadhan" bukan Ahlan wa Sahlan. Marhaban bermakna menunggu sesuatu yang dicintai atau yang dirindukan, sebagai contoh di masyarakat Sunda adalah istilah "Marhabaan" ketika menyambut bayi yang baru lahir yang didambakan dan dirindukan oleh orang tuanya. Allah SWT memerintahkan orang-orang beriman melaksanakan shaum di bulan Ramadhan (2 : 183-185), dan meningkatkan kualitas dan kuantitas ibadah lainnya agar kita menjadi orang-orang yang bertaqwa.

Di bulan Ramadhan pun setiap amal ibadah yang dilakukan akan diberikan pahala berlipat ganda, "Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipat gandakan dengan 10 kebaikan yang semisal hingga 700 kali lipat.Allah berfirman:
kecuali amalan puasa, amalan puasa tersebut adalah untukKu.Aku sendiri yang akan membalasnya"
(HR Bukhari no.1904, 5927 dan HR Muslim no.1151).

Saat bulan Ramadhan kita diperintahkan untuk mengeluarkan zakat fitrah sebagai bentuk kesempurnaan kita beribadah yang tidak hanya ibadah vertikal tapi juga ibadah horizontal berupa kepedulian terhadap sesama manusia.

Ramadhan 1442 H saat ini kita masih berada dalam tahun kedua kondisi Pandemi Covid 19, banyak saudara kita yang masih dirawat baik isolasi mandiri ataupun di Rumah Sakit bahkan sampai meninggal.Selain itu banyak saudara kita mengalami kesulitan ekonomi karena di PHK utaupun usahanya bangkrut. Krisis kesehatan ternyata berdampak kepada masalah ekonomi dan sosial yang tidak pernah kita perkirakan sebelumnya.

Sangat indah bila Ramadhan 1442 H kita semakin dekat dengan Allah dan sekaligus semakin peduli dengan sesama. Allah SWT berfirman "Ambillah zakat dari sebagian harta mereka dengan zakat itu kami membersihkan dan mensucikan mereka"
(QS 9 : 103).
Di ayat lainnya "Perumpaan nafkah yang dikeluarkan oleh orang-orang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa sebutir benih yang menumbuhkan 7 bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan ganjaran bagi siapa yang dikehendaki" (QS 2 : 261).

Sangat jelas kita diperintahkan untuk mengeluarkan zakat dan infaq sebagai bukti ketaatan kita kepada Allah SWT sekaligus kepedulian kepada sesama.

Bersedekah secara personal adalah baik dan akan lebih baik lagi menjadi gerakan bersama dengan mengkolaborasikan berbagai elemen masyarakat. Allah SWT berfirman "Tolong menolonglah kalian dalam kebaikan dan taqwa"
(QS 5 : 2)

Seyogianya Ramadhan 1442 H menjadi momentum untuk menghadirkan kepedulian dan kebersamaan dan kolaborasi antar warga. Keluarga yang mampu membantu keluarga yang kekurangan, RT yang berlebih secara ekonomi membantu RT yang membutuhkan, RW yang banyak donatur membantu RW yang banyak dhuafanya, komplek perumahan yang memiliki kecukupan membantu kawasan kumuh yang membutuhkan. Apabila kolaborasi ini bisa diimplementasikan oleh setiap muslim, Insya Allah beratnya masalah ekonomi pada Pandemi sedikit banyak bisa menjadi solusi.
Wallahu 'alam bi shawab.

Editor: bisnistribunjabar
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved