Breaking News:

Pemprov Jabar Berkomitmen Meningkatkan Kesejahteraan dan Kebahagiaan Lansia

PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat berkomitmen menghadirkan inovasi untuk menjaga lansia tetap bermartabat, bahagia, dan sejahtera, saat menikmati hari tu

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Giri
Tangkapan layar
Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, dalam Webinar Nasional Atensi bertajuk "Lansia Bahagia dan Sejahtera dalam Kesetaraan", Selasa (27/4/2021). 

Program atensi lansia

Dalam kesempatan tersebut, tokoh perempuan Jawa Barat, Popong Otje Djundjunan, mengatakan, kesejahteraan lansia dipengaruhi oleh tingkat kesejahteraan di usia dewasanya.

Juga pendidikan yang ditanamkan oleh kedua orang tuanya sejak kecil.

"Ini dipengaruhi bagaimana yang ditanamkan, bagaimana sentuhan pendidikan dari orang tuanya, baik dari sebelum lansia, dan sebelum usia pertengahan. Saat usia pertengahan, sudah terbaca apakah dia akan bahagia sejahtera pada usia tuanya," katanya.

Ceu Popong mengatakan, di panti sosial, panti jompo, dan pusat pelayanan lansia lainnya pun perlu diisi oleh petugas yang mengerti tentang psikologi, khususnya tentang lansia.

Dengan demikian, pusat pelayanan-pelayanan khusus lansia pun akan disebut layak atau ramah lansia.

"Ceu Popong memotivasi generasi muda dan keluarga untuk menjaga pola asuh dan pendidikan keluarga karena suatu saat ketika kita memberikan pendidikan dan kasih sayang pada anak cucu. Kelak kita akan tua dan di masa lansia akan mendapatkan kebahagiaan. Apa yang kita tanam, itu yang akan kita tuai," ucap Ceu Popong.

Ketua Umum Lembaga Lanjut Usia Indonesia Jawa Barat, Nu’man Abdul Hakim, pun memberikan paparan akan jumlah lansia di Jawa Barat yang semakin meningkat sehingga angka harapan hidup semakin tinggi.

"Oleh karena itu dibutuhkan rumah sakit khusus lansia. Mudah-mudahan ke depannya Pemerintah Jawa Barat dapat merealisasikannya," ucapnya.

Direktur Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia pada Kementerian Sosial RI, Andi Hanindito, mengatakan, asumsi jumlah lanjut usia di Jawa Barat yang telantar hingga 2020 sebanyak 724.546 jiwa lansia atau 15 persen dari total 4,8 juta lansia.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved