Breaking News:

Cegah Wabah Covid-19 Seperti di India, Pemkot Bandung Tuntaskan Vaksinasi untuk Kelompok Rentan

Pemkot Bandung terus mengupayakan penuntasan vaksinasi untuk kelompok rentan seperti lansia

Penulis: Tiah SM | Editor: Siti Fatimah
Tribun Jabar/Nazmi Abdurrahman
Arlen saat disuntik vaksin Covid-19 di RS Al Islam Kota Bandung, Jumat (26/2/2021). 

TRIBUNJABAR. ID, BANDUNG -Ketua DPRD Kota Bandung Tedy Rusmawan minta kepada Pemkot Bandung agar menuntaskan vaksinasi covid 19 kepada kelompok lanjut usia. 

"Sampai saat ini vasinasi lansia baru mencapai 27 persen dan tahap dua baru 15 persen, jadi harus dicari solusi agar vaksinasi Lansia tuntas," ujar Tedy di kantornya, Selasa (27/4).

Menurut Tedy, minimnya vaksinasi terhadap Lansia karena terkendala berbagai hal diantaranya transportasi.

Baca juga: Percepat Penanganan Pandemi, Vaksin Covid-19 AstraZeneca Gelombang Kedua Tiba di Bio Farma

Pemkot harus kerjasama dengan Grab, Gojek atau moda transportasi lainnya untuk antar jemput Lansia yang terkendala transportasi.

"Lansia harus diprioritaskan karena rentan terpapar covid 19," ujar Tedy.

Sementara itu terkait larangan mudik lebaran tahun 2021 harus diapresiasi sebagai upaya mencegah penyebaran virus covid-19.

Menurut Tedy angka positive rate 7%, sedangkan angka dari WHO 5% sehingga masih harus bekerja keras  mendekati angka maksimal dari WHO.

Tedy mengatakan dalan menekan covid 19 pemerintah tidak bisa bekerja sendiri harus ada kerjasama dari semua pihak termasuk dari masyarakat.

Baca juga: Menu Buka Puasa Segar Ini Bisa Jadi Pilihan, Kopi Nanas Khas Subang

“Jangan sampai di Indonesia , terjadi wabah, seperti yang terjadi di India jadi  semua harus memiliki kesadaran yang tinggi,” ujar Tedy.

Tedy  meminta warga agar tetap di rumah, memperbanyak ibadah dan itikaf.

Jangan keluar rumah jika tidak benar-benar mendesak termasuk tidak mudik demi kesehatan

“Mudik tidak harus bertemu tapi via telepon atau video call  atau dengan sosial media" ujar Tedy

Terkait tempat rekreasi yang masih dibuka sedangkan mudik  dilarang,  menurut Tedy masih menunggu aturan selanjutnya dari pemerintah pusat.

Tedy mengingatkan, dalam waktu dekat akan dilaksanakan pembelajaran tatap muka, semua harus siap agar pelaksanaan lancar.

"Tenaga pendidik sudah mendapat vaksin sehingga tinggal simulasi dan menyiapkan fasilitas kesehatan, " ujar Tedy

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved