Breaking News:

Pencemaran Minyak Mentah

VIDEO-Rumah Warga Hancur Terkena Banjir Rob dan Abrasi, Nelayan Tak Melaut Karena Pencemaran Minyak

Sudah empat hari, Mihong suami Mimin tidak bekerja sebagai ojeg pengangkut ikan laut. Pasalnya, sejumlah nelayan setempat berhenti melaut...

TRIBUNJABAR.ID, KARAWANG -Rumah hancur dihantam Rob. Kini, bau limbah minyak kembali menyengat, itu yang dirasakan oleh Mimin (50) warga Pisangan, Desa

Cemarajaya, Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang.

Sudah empat hari, Mihong suami Mimin tidak bekerja sebagai ojeg pengangkut ikan laut. Pasalnya, sejumlah nelayan setempat berhenti melaut karena pencemaran minyak

mentah akibat kebocoran pipa milik Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) di sekitar area BZZA atau 15 mil dari pantai Karawang.

"Si bapak ini cuma jaga warung sekarang. Biasanya juga ngojeg ikan. Karena nelayannya enggak melaut pilih ngumpulin minyak, kalau si bapak enggak mau," kata Mimin

kepada Tribun Jabar di rumahnya, Sabtu (24/4/2021).

Tak jauh dari rumah Mimin, terlihat tumpukan karung dan plastik berisi pasir dan ceceran minyak berjejer di sepanjang jalan kampung Cemara Jaya.

"Itu yang dikumpulin oleh warga. Kalau warga inisiatif buat ngumpulin dahulu. Karena memang niatnya buat ngebersihin," katanya.

Hanya berbatasan jalan 1,5 meter antara rumah Mimin dan laut pantura. Abrasi mendekatkan rumah warga dengan laut. Sebagian rumah warga telah hancur karena banjir

Halaman
12
Penulis: Cikwan Suwandi
Editor: Dicky Fadiar Djuhud
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved