Breaking News:

Larangan Mudik Lebaran

VIDEO- Antisipasi Adanya Aturan Pengecualian, Dishub Jabar Cek Kelaikan Kendaraan di Terminal dan PO

Rampcheck merupakan pemeriksaan kelaikan kendaraan angkutan umum yang dilakukan secara insidentil atau rutin baik di pool, terminal maupun di jalan.

Editor: Dicky Fadiar Djuhud

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - "Ramp check harus dilakukan ada atau tidak adanya larangan mudik. Ini untuk mengantisipasi adanya aturan pengecualian di beberapa kondisi yang diperbolehkan mudik dengan segera. Penerapan protokol kesehatan dalam bus, serta pengecekan persyaratan laik jalan seperti administrasi dan teknis" ujar Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat (Ka Dishub Jabar), Hery Agis Antasari.

Rampcheck merupakan pemeriksaan kelaikan kendaraan angkutan umum yang dilakukan secara insidentil atau rutin baik di pool, terminal maupun di jalan.

Dishub Jabar bersama stakeholder terkait setelah sebelumnya melakukan rampcheck di terminal, melakukan rampcheck di PO Jackal Holidays dan Surya Putra Abadi, Sabtu (24/4/21).

Kegiatan rampcheck dilakukan Dishub Jabar sebagai langkah menekan penyebaran virus corona (Covid-19) yang sampai saat ini belum bisa terkendali.

Kadishub Jabar mengungkapkan dalam rilis yang diterima Tribun Jabar, Minggu (25/4/2021), pengcualian yang dimaksud adalah seperti yang tertuang dalam aturan ada beberapa kondisi tertentu dan mudik di kawasan aglomerasi serta melihat penerapan protokol kesehatan, persyaratan administrasi dan teknis untuk laik jalan dan lain-lain.

Selain di pengecekan angkutan umum regular di terminal, Dishub Jabar, Sabtu (24/4/2021) melakukan pengecekan ke PO Jackal Holidays dan Surya Putra Abadi.

Kegiatan rampcheck yang dilakukan ke po jackal ini merupakan rangkaian kegiatan rampcheck yang dilakukan kepada angkutan darat umum baik regular maupun pariwisata. Kemudian rencananya, Minggu (25/4/202), Dishub Jabar akan melakukan rampcheck di DAMRI dan MGI.

Kebijakan larangan mudik dikeluhkan para pengusaha transportasi khususnya PO bus, karena mereka yang paling terdampak saat pandemik.

"Adanya larangan (mudik) ini, pemulihan ekonomi daerah cepat selesai, Covid tidak meledak seperti di negara lain. Mudah-mudahan kalau semua masyarakat termasuk perusahaan transportasi menyadari, dan memahami, dalam waktu dekat selesai Covid dan normal kembali ekonomi kita," ujar Hery Antasari. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved