Breaking News:

VIDEO-HNSI Sukabumi Minta Ekspor Benur Berkelanjutan, Tak Ingin Potensi Jadi Mubazir

HNSI Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mendatangi Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap (DJPT) di lantai 12 Gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Penulis: M RIZAL JALALUDIN | Editor: Uben Ruben

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Kabupaten Sukabumi, M Rizal Jalaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mendatangi Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap (DJPT) di lantai 12 Gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Jakarta Pusat, Jumat (23/4/2021) malam.

HNSI tak ingin nelayan terus menjadi korban hukuman aturan baby lobster (benur) yang sampai saat ini masih membuat bingung.

Ketua DPC HNSI Kabupaten Sukabumi, Dede Ola, mengatakan, pihaknya menyampaikan tentang penghentian ekspor benur.

HNSI meminta ekspor benur berlanjut.

"Tadi sudah sampaikan dengan adanya penghentian ekspor benur, kami berharap ekspor benur bisa berkelanjutan dengan memaksimalkan lagi tata kelola manajemen bagaimana kelestarian bisa berjalan, bagaimana usaha nelayan pelaku usaha benur bisa berjalan.

Jangan sampai potensi yang ada jadi mubazir. Potensi yang ada itu bisa dimanfaatkan kalau kita bekerja sama menjaga kelestarian alamnya," ujar Dede di gedung DJPT seusai audensi, Jumat (23/4/2021) malam.

Baca juga: Video Viral Anak Larang Prajurit KRI Nanggala-402 Pergi Kerja, Kini Keberadaan Ayah Tak Diketahui

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved