Breaking News:

Polisi Sita 70 Ribu Benur di Sukabumi, Hendak Diekspor ke Vietnam dan Singapura

"Ada dua jenis benih lobster yang dijual oleh pelaku yaitu lobster jenis pasir dan mutiara, hendak diselundupkan ke Vietnam dan Singapura,"

Penulis: Mega Nugraha | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Istimewa
Ditreskrimsus Polda Jabar menyita sekitar 70 ribu benur atau benih lobster di dua tempat di Kabupaten Sukabumi. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Sekira 70 ribu benur atau benih lobster disita anggota Ditreskrimsus Polda Jabar di dua tempat di Kabupaten Sukabumi. Satu di antaranya di kawasan Pantai Ujunggenteng. 

"Ada sekira 70 ribu benih lobster yang disita dari dua orang, J dan Cs," ucap Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi A Chaniago di Jalan Mohammad Toha, Jumat (24/4/2021).

Sebanyak 70-an ribu benih lobster yang disita merupakan hasil tangkapan nelayan yang dikumpulkan dari pengepul. 

"Terdapat dua jenis benih lobster yang dijual oleh pelaku yaitu lobster jenis pasir dan mutiara. Oleh kedua orang ini hendak diselundupkan ke luar negeri yakni Vietnam dan Singapura," ucap dia.

Saat ini, pemerintah melalui Menteri Kelautan dan Perikanan yang baru, Wahyu Sakti Trenggono, melarang ekspor benur.

Aturan ini berbeda dengan menteri sebelumnya, Edhy Prabowo, yang melegalkan ekspor benur dan belakangan terciduk KPK karena tersandung kasus suap ekspor benur.

Baca juga: Warga Sukabumi Ditangkap Terkait Penyelundupan Sekitar 100 Ribu Benih Lobster

Baca juga: Selain Jam dan Tas Mewah, Duit Suap Benih Lobster juga Dibelikan Mobil dan Sewa Apartemen

Kata Erdi, benih lobster jenis pasir dijual dengan harga Rp 6 ribu sedangkan jenis mutiara dijual Rp 28 ribu per ekor.

"Dari hasil penjualan sekitar 70 ribu benih lobster tersebut, pelaku bisa memperoleh keuntungan sekitar Rp 2 miliar," ucapnya.

Dari pengungkapan itu, rencananya, lobster dibawa dari Sukabumi lalu ke Serang, Banten dan melalui jalur laut dibawa ke Vietnam.

Para pelaku disangkakan Pasal 88 Jo Pasal 92 UU RI No. 31 Tahun 2004 Tentang Perikanan yang diubah dalam UU RI UU No. 45 Tahun 2009 Tentang Perubahan Atas UU RI NO. 31 Tahun 2004 Tentang Perikanan yang telah diubah dalam ketentuan Pasal 27 angka 5, angka 26 UU RI No. 11 Tentang Cipta Kerja.

Ekspor benur ini dianggap merugikan karena saat benur dewasa, harganya bisa jutaan rupiah per ekor. Ekspor benur ini juga mengancam kelestarian laut.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved