Persib Bandung

Legenda Persib Bandung Ini Berikan Saran untuk Lini Belakang Maung Bandung Hadapi Leg 2

Mantan pemain Persib Bandung Boy Jati Asmara menilai Persib harus segera berbenah untuk menghadapi leg kedua babak final Piala Menpora 2021.

Penulis: Ferdyan Adhy Nugraha | Editor: Hermawan Aksan
ligaindonesiabaru.com
Bek Persib Bandung Nick Kuipers (kiri) menghalau bola yang coba direbut pemain Persija Rohit Chand pada final pertama Piala Menpora 2021 yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Kamis (22/4/2021) malam. Mantan pemain Persib Boy Jati Asmara menilai lini belakang perlu diperbaiki. 

"Di babak pertama kita tidak melihat kolaborasi Abdul Aziz dengan Farshad Noor."

"Aziz hampir tidak tampak pegang bola dan Noor banyak melakukan lari-lari yang tidak efektif sehingga tenaganya habis."

"Jadi terasa bolong, mudah sekali ditembus oleh penyerang lawan," katanya.

Menurut Atep, seharusnya bermain di partai final semua pemain langsung fokus menjaga konsentrasi sejak awal pertandingan.

Persib Bandung kalah 0-2 dari Persija Jakarta dalam laga leg pertama final Piala Menpora di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Kamis (22/4/2021).
Persib Bandung kalah 0-2 dari Persija Jakarta dalam laga leg pertama final Piala Menpora di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Kamis (22/4/2021). (ligaindonesiabaru.com)

Sebab, kata Atep, lengah sedikit bakal dimanfaatkan tim lawan.

"Berbeda dengan pertandingan perdana kita harus meraba-raba dulu."

"Ini kan final dan sudah tahu juga Persija mainnya seperti apa," ucapnya.

Persib Harus Balas Kekalahan

Atep juga menilai pada pertandingan kemarin Persija lebih siap bermain di partai final ketimbang Persib.

"Mereka dari awal langsung melakukan pressing, keluar menyerang dan strategi mereka berhasil sehingga pertahanan kita kacau."

"Pemain juga tidak bermain sesuai karakter yang biasa dimainkan Persib," ujar Atep.

Atep saat latihan bersama PSKC Cimahi
Atep saat latihan bersama PSKC Cimahi (tribunjabar/syarif pulloh anwari)

Selain itu, kata Atep, Sudirman, pelatih Persija, relatif pintar dalam menurunkan pemain di awal pertandingan.

"Strategi Persija pintar, tidak memasang Simic di babak pertama dan memilih memasang pemain yang memiliki kecepatan sehingga itu merepotkan pemain belakang kita," katanya.

Tak hanya pintar dalam menurunkan susunan pemain, ujar Atep, serangan yang dibangun pemain Persija pun efektif menembus pertahanan Persib.

"Mereka lebih pintar membaca situasi dan posisi di tengah Persib juga bolong sehingga mudah ditembus dan mereka memanfaatkan dua sayap yang memiliki kecepatan."

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved