Breaking News:

Hanya Bermodal Jeliken Kosong, Maling Ini Berhasil Gasak Belasan Sepeda Motor Para Korban

Hanya bermodal jeriken kosong, DS (32) berhasil menggasak sepeda motor para korbannya.

Tribun Jabar/Lutfi Ahmad Mauludin
DS saat rilis kasusnya di Mapolres Bandung, Kamis (22/4/2021). DS melancarkan aksi melarikan sepeda motor hanya bermodal jeriken kosong. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Hanya bermodal jeriken kosong, DS (32) berhasil menggasak sepeda motor para korbannya.

Dengan jeriken kosong, dia meminta bantuan karena pura-pura sepeda motornya kehabisan BBM.

Wakapolresta Bandung, AKBP Dwi Indra Laksmana, mengatakan, terdangka DS berpura-pura kehabisan bensin kepada korbannya, dan meminjam sepeda motor.

"Setelah itu pelaku mengambil (membawa kabur) motor korban," kata Indra di Mapolresta Bandung, Kamis (22/4/2021).

Indra mengatakan, korban rata-rata masih di bawah umur.

Pelaku memang mengincar korban yang di bawah umur.

"Mungkin supaya mudah dikelabui," kata Indra.

Baca juga: Persib Bandung Pakai Empat Kapten dalam Enam Laga di Piala Menpora 2021, Ini Alasan Robert Alberts

Baca juga: INILAH Daftar 53 Personel di Kapal Selam KRI Nanggala-402 yang Hilang Kontak di Perairan Bali

Baca juga: Robert Alberts Jadi Jarang Turunkan Pemain Muda Persib Bandung Meski Tanpa Target, Ini Alasannya

Motor yang diamankan dari hasil dari operasi pelaku tidak ada kerusakan di kunci karena memang tanpa ada pemaksaan.

"Sebab memang ia meminjam kepada korban lalu dibawa kabur. Ada yang dengan STNK-nya karena korban menyimpannya di jok motor," tuturnya.

Dalam melakukan aksinya, kata Indra, DS melakukannya rata-rata di siang hari.

"Dia melakukannya sendiri, dan ada 13 TKP," ujarnya.

Indra mengungkapkan,  pihaknya berhasil mengamankan enam unit sepeda motor.

Baca juga: Derita Ibu Muda yang Sedang Hamil Korban Ledakan Kilang Balongan, dari Rahimnya Terus Keluar Darah

Baca juga: Sentra Vaksinasi Bersama BUMN Beri Perhatian Khusus Kesehatan dan Kebugaran Para Nakes

Sedangkan yang lain masih pengembangan. 

"Untuk pelaku kita terapkan pasal 362 KUHP, dengan ancaman 5 tahun penjara," ucapnya. (*)

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin
Editor: Giri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved