Breaking News:

Dukung Pelaksanaan Stimulus Listrik Dari Pemerintah, PLN UID Jabar & Kesbangpol Gelar Sosialisasi

Sinergitas PLN UID Jabar dengan Kesbangpol Jawa Barat terhadap Dampak Sosial Masyarakat Dengan Adanya Perubahan Pembayaran Stimulus Rekening Listrik

istimewa
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Barat bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat menggelar kegiatan Sosialisasi Stimulus Listrik Triwulan II 2021 

TRIBUNJABAR.ID,- PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Barat bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat menggelar kegiatan Sosialisasi Stimulus Listrik Triwulan II 2021 dengan tema “Sinergitas PLN UID Jabar dengan Kesbangpol Jawa Barat terhadap Dampak Sosial Masyarakat Dengan Adanya Perubahan Pembayaran Stimulus Rekening Listrik” di Bandung, Kamis (22/4/2021).

Bertempat di Kantor Kesbangpol Bandung, hadir Kepala Badan Kesbangpol Jawa Barat, Iip Hidayat, Sekretaris Badan Kesbangpol Jawa Barat, Sapta Dandi, Manager Sub Bagian Strategi Pemasaran PLN UID Jabar, Aditya Dharmawan, Kepala Badan Kesbangpol Kota dan Kabupaten di seluruh Wilayah Jawa Barat.

Dalam pemaparannya, Aditya, selaku narasumber pada acara tersebut menyam-paikan bahwa Pemerintah berkomitmen untuk tetap memberikan keringanan pembayaran/ pembelian listrik bagi rumah tangga kecil, pelaku usaha kecil dan menengah serta masyarakat yang bergerak di bidang social, bisnis dan industri, dalam upaya mendukung penyelesaian penanganan pandemi Covid-19.

Untuk wilayah Jawa Barat, realisasi kompensasi listrik yang diberikan Pemerintah pada April s.d Desember 2020 mencapai 2,58 Trilun Rupiah untuk 6,61 Juta pelanggan. “Pada TW I 2021, stimulus yang diberikan mencapai 818,7 Milyar Rupiah untuk6,64 Juta pelanggan,” papar Aditya.

Aditya menambahkan, sejak awal bulan Maret 2021, Pemerintah telah menetapkan perpanjangan Program Stimulus Keringanan Pembayaran/ Pembelian Listrik untuk Triwulan 2 dengan dengan skema yang baru.

“Pada program stimulus TW II, skema pemberian bantuan yang baruya itu untuk konsumen R1/I1/B1 (Rumah Tangga1/ Industri1/ Bisnis1) 450 VA besaran stimulusnya menjadi diskon 50%, konsumen R1 900 VA menjadi 25% dan program relaksasi Sosial, Bisnis dan Industri menjadi 50%,” jelasnya.

Kepada pelanggan 450 VA pascabayar, Aditya mengajak agar mereka kembali melakukan pembayaran listrik sejak rekening bulan April 2021. Hal ini karena sebelumnya mereka mendapat diskon 100% yang kemudian di periode ini berubah menjadi diskon 50%.

Diakhir acara, Aditya menyampaikan apresiasinya kepada seluruh stakeholders atas dukungan dan kerjasamanya, khususnya kepada kesbangpol atas penyelenggaraan acara sosialisasi ini.

“Kebijakan program stimulus ini merupakan langkah menuju kebangkitan ekonomi bangsa. Untuk itu, sebagai upaya untuk mengawal kebijakan pemerintah ini, tidak hanya tugas PLN, tetapi juga tugas bagi setiap dari kita yang diberikan amanah untuk melindungi kepentingan warga masyarakat yang lebih luas. Mari bersama kita laksanakan dan dukung program tersebut,” jelas Aditya*

Acara ini diselenggarakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved