Breaking News:

Di Kabupaten Indramayu, Belum Ditemukan Pemudik yang Mencuri Start

Berdasarkan pantauan arus kendaraan oleh Dinas Perhubungan, belum ada pemudik yang mencuri start ke Kabupaten Indramayu.

TribunCirebon/Handhika Rahman
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU- Hingga Kamis (22/4/2021), pemerintah Kabupaten Indramayu belum mendapati adanya peningkatan traffic para pemudik yang masuk ke dalam kota.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara, saat ditemui Tribuncirebon.com di ruangannya, Kamis (22/4/2021).

Menurut Deden Bonni Koswara, data itu didapat dari pantauan arus kendaraan yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan.

Berdasarkan pantauan itu, belum ada pemudik yang mencuri start ke Kabupaten Indramayu.

"Karena tujuan mudik itu yang paling banyak pertama daerah di Jawa Tengah dan kedua di Jawa Timur," ujar dia.

Ia meminta warga mengikuti aturan larangan mudik pemerintah khusus untuk Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah.

Baca juga: Baru Menit ke-6, Persib Bandung Ketinggalan 0-2, Gol Cepat Pemain Muda Persija Jakarta Braif Fatari

Baca juga: Ketua MPR RI Sambut Baik Usulan Analis SAR, Jadikan SAR Sebagai Kurikulum

Hal itu karena pandemi Covid-19 sampai dengan saat ini masih melanda di Indonesia.

Berdasarkan data pantauan Covid-19 sampai dengan 21 April 2021, total kasus di Kabupaten Indramayu sudah mencapai 7.044 orang.

Dengan rincian, 6.436 orang sembuh, 145 orang meninggal dunia, dan 463 orang masih menjalani perawatan.

"Regulasi larangan mudik ini kita mengikuti dari Addendum Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021. Di situ dijelaskan bahwa untuk larangan mudik dimulai 22 April sampai 24 Mei 2021," ujarnya.
 

 
 

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved