Breaking News:

Tak Ada Larangan Buka Bersama di Rumah Makan Sumedang Selama Ramadan Tahun Ini

Namun, mereka tetap harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat seperti tetap menjaga jarak dan jumlahnya harus 50 persen dari kapasitas yang ada.

Istimewa
ILUSTRASI Warung makan 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumedang tidak melarang masyarakat untuk mengadakan kegiatan buka bersama yang dilaksankan di rumah makan selama Ramadan tahun ini.

Namun, mereka tetap harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat seperti tetap menjaga jarak dan jumlahnya harus 50 persen dari kapasitas yang ada.

Sekretaris Satpol PP Kabupaten Sumedang, Deni Hanafiah, mengatakan, kegiatan buka bersama di rumah makan itu memang tidak dilarang karena tidak ada aturan yang melarang kegiatan tersebut.

"Gak ada larangan silakan saja, tapi jangan sampai ada kerumunan, sehingga kapasitasnya harus 50 persen," ujarnya saat ditemui di Graha Insun Medal (GIM), Kabupaten Sumedang, Selasa (20/4/2021).

Namun, kata Deni, jika kegiatan buka bersama tersebut sampai mengundang kerumunan hingga melebih kapasitas rumah makan, maka pihaknya tak segan akan membubarkan kegiatan tersebut.

Bahkan, pihaknya juga akan memberikan sanksi denda administratif bagi pemilik rumah makan tersebut sebesar Rp 500 ribu sesuai dengan peraturan bupati.

"Misalnya, kalau kapasitas (rumah makan) untuk 100 orang, tapi jumlahnya yang buka bersama 100 orang juga, maka itu akan dikenakan sanksi," kata Deni.

Baca juga: Kisah UMKM Jateng Berhasil Bangkit di Tengah Pandemi Covid-19, Gubernur Ganjar Terus Memotivasi

Untuk memastikan aturan tersebut dipatuhi pelaku usaha rumah makan, pihaknya terus melakukan patroli malam hari ke tempat-tempat yang berpotensi mengundang kerumunan.

Deni mengatakan, selain untuk memastikan tidak ada kerumunan, patroli tersebut juga dilakuan untuk memastikan rumah makan itu tutup sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.

"Rumah makan, restoran buka dan memberikan pelayanan di tempat hanya sampai pukul 21.00 WIB, setelah itu harus take away," ucapnya.

Baca juga: Geng Tawuran di Karawang Tak Lakukan Perekrutan, Hanya Ikut-ikutan Usai Nonton Video di Medsos

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved