Breaking News:

Ratusan Tukang Kredit Asal Majalengka Mudik Lebih Awal, Begini yang Dilakukan Satgas Kecamatan

Ratusan warga Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, yang bekerja di Jabodetabek pulang kampung lebih awal.

Tribun Jabar
Ratusan warga Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, yang bekerja di Jabodetabek, pulang kampung lebih awal. Mereka tiba dengan menggunakan lima bus di Desa Weragati, Kecamatan Palasah, Kabupaten Majalengka, Selasa (20/4/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Ratusan warga Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, yang bekerja di Jabodetabek pulang kampung lebih awal.

Mereka, yang bekerja sebagai tukang kredit, pulang ke kampung halaman mereka di Desa Weragati, Kecamatan Palasah, Kabupaten Majalengka.

Dengan menggunakan lima bus, sekitar 150 orang tukang kredit tiba di Desa Weragati pada Selasa (20/4/2021) siang.

Baca juga: Suasana Berbuka di Juntinyuat Diwarnai Air Mata, Ibu Korban Ledakan Tangki Pertamina Terus Menangis

Baca juga: Usai Longsor di Pangalengan, Ada Potensi Longsor Susulan dan Potensi Banjir Bandang, Ini Sebabnya

Mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Kecamatan Palasah, Satgas Kecamatan telah mendata terlebih dahulu siapa saja yang datang.

"Puskesmas bersama satgas kecamatan berupaya dengan melakukan pendataan, pemeriksaan dasar, dan edukasi mengenai isolasi mandiri serta melakukan rapid antigen," ujar Kepala Puskesmas Waringin, Maulana, Selasa (20/4/2021).

Dengan hal tersebut, jelas dia, diharapkan para tukang kredit dapat diketahui status kesehatannya.

Mereka diga diharapkan mampu melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Jadi, penularan Covid-19 dapat dihindari.

"Kegiatan ini dilakukan secara bersama-sama dengan Satgas Covid-19 kecamatan."

"Alhamdulillah upaya ini direspons positif oleh para pengusaha. Dengan koordinasi waktu tempat dan sasaran," ucapnya.

Selain upaya dari satgas kecamatan, Maulana menyampaikan, para pengusaha dari berbagai bos tukang kredit tersebut juga menyediakan suplemen.

Hal itu dilakukan, agar para karyawannya bisa kembali berangsur bekerja seusai Lebaran nanti.

"Kami juga ambil sampel dari ratusan tukang kredit itu, untuk jalani rapid tes antigen."

"Nanti kalau reaktif, naik ke tahap PCR dan selanjutnya. Tapi alhamdulillah selama ini tidak ada," jelas dia. (*)

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Hermawan Aksan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved