Breaking News:

Upaya Pemkot Bandung Bangkitkan Pelaku UMKM dengan Digitalisasi Pemasaran

Atet Handiman mengatakan UMKM yang mampu bertahan selama pandemi Covid-19 adalah UMKM yang mampu beradaptasi dengan kebutuhan pasar. 

Tribun Jabar/Nazmi Abdurrahman
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bandung, Atet Handiman, di Balai Kota Bandung, Senin (19/4/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman 

TRIBUNJABARI.ID BANDUNG- Selama pandemi Covid-19 banyak pelaku usaha menengah kecil mikro ( UMKM ) di Kota Bandung yang melakukan inovasi dalam pemasaran bisnisnya. 

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bandung, Atet Handiman, mengatakan UMKM yang mampu bertahan selama pandemi Covid-19 adalah UMKM yang mampu beradaptasi dengan kebutuhan pasar. 

Selain itu, kata dia, pertumbuhan UMKM di masa pandemi Covid-19 itu pun diakselerasi oleh iklim digitalisasi pemasaran untuk meningkatkan penjualan dan mendorong produk lokal bersaing dengan produk impor.

Proses menuju digitalisasi UMKM ini, kata dia, perlu disertai dengan sejumlah edukasi terhadap para pelaku UMKM. Atet Handiman mengaku terus bekerja sama dengan sejumlah e-commerce untuk mengedukasi para UMKM.

Salah satunya, kata Atet, Pemkot Bandung sudah bekerja sama dengan platform Evermos yang peduli dengan UMKM lokal. Menurutnya, kehadiran platform ini menjadi solusi dari tantangan pemasaran yang kerap dialami UMKM.

"Jadi, diharapkan menjadi sebuah sistem yang mengonsolidasikan para UMKM, dan UMKM akan terbantu usahanya," ujar Atet di Balai Kota Bandung, Senin (19/4/2021).

Baca juga: Prediksi Susunan Pemain PSS Sleman vs Persib Bandung, Berikut Link Live Streaming

Baca juga: BREAKING NEWS, Driver Taksi Online di Bandung Dibegal, Berlumuran Darah Disabet Pisau, Mobil Dicuri

Dikatakan Atet, kerja sama yang dijalin bersama e-commerce Evermos ini efektif menyerap UMKM. Menurutnya, di masa pandemi ini saja sudah ada sekitar 354 UMKM lokal Kota Bandung yang terserap dengan omset mencapai Rp 20 miliar.

"Saya melihat dari starting point seperti itu saya optimistis lah sehingga bentuk pemasaran produk UMKM itu akan lebih bervariasi dengan platform-nya yang dibangun oleh Evermos ini dan mudah-mudahan bisa mengakselerasi pemasaran produk secara luas," katanya.

Ghufron Mustaqim, Co-founder Evermos, menambahkan, tujuan dari platform Evermos adalah pemberdayaan produk-produk asli Indonesia. Selain itu, Evermos juga membuka peluang usaha bagi mereka yang tertarik untuk menjual produk-produk yang tersedia di platform-nya.‎

Halaman
12
Penulis: Nazmi Abdurrahman
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved