Breaking News:

Dua Kecamatan Ini Tak Jadi Masuk ke Kabupaten Indramayu Barat Padahal Warganya Mau, Ini Alasannya

Ada dua kecamatan yang urung masuk Kabupaten Indramayu Barat, ini alasannya.

Istimewa
Panitia pembentukan Kabupaten Indramayu Barat saat menghadiri penandatangan persetujuan Calon Daerah Persiapan Otonomi Baru (CDPOB) oleh pemerintah provinsi Jawa Barat dan DPRD Jabar. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Kecamatan Losarang dan Kecamatan Cikedung tidak masuk dalam wilayah administratif Calon Daerah Kabupaten Indramayu Barat.

Tidak masuknya dua kecamatan ini rupanya menimbulkan reaksi dari warga masyarakat. 

Pasalnya, sejak awal perjuangan pembentukan Kabupaten Indramayu Barat pada tahun 1999 lalu, warga di dua kecamatan tersebut menjadi salah satu yang paling lantang bersuara.

Baca juga: Upaya Pemkot Bandung Bangkitkan Pelaku UMKM dengan Digitalisasi Pemasaran

Baca juga: Prediksi Susunan Pemain PSS Sleman vs Persib Bandung, Berikut Link Live Streaming

Ketua Panitia Pembentukan Kabupaten Indramayu Barat (PPKIB), Sukamto mengatakan, tidak bisa masuknya dua kecamatan tersebut karena terbentur regulasi.

"Di Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014, cakupan luas wilayah daerah pemekaran tidak boleh lebih besar dari daerah induknya," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Senin (19/4/2021).

Sukamto menjelaskan, dalam undang-undang tersebut diatur perbandingan antara daerah pemekaran dan daerah induk, yaitu 40:60 persen.

Jika dua kecamatan tersebut tetap masuk dalam wilayah Kabupaten Indramayu, maka daerah pemekaran akan jauh lebih luas dari pada daerah induknya.

"Meskipun di kita cuma 12 kecamatan dan di induk 19 kecamatan, tapi tetap lebih luas di Indramayu Barat," ujar dia.

Masih dijelaskan Sukamto, persoalan ini pun sudah dibahas lebih dalam oleh pihaknya bersama Bupati Indramayu yang saat itu masih dijabat Supendi.

Halaman
12
Penulis: Handhika Rahman
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved