Breaking News:

Calon TPA Baru Siap Diuji Coba, Bupati Subang Diminta Tak Abaikan Kondisi Lingkungan di TPA Lama

Hingga kini beberapa blok lahan yang kabarnya akan digunakan sebagai lokasi TPA di Jalupang sedang dikebut pekerjaannya.

Tribun Jabar/ Irvan Maulana
Proses pengarugan Kawasan calon TPA Jalupang yang sedang dikebut penyelesaiannya, Sabtu (17/4/2021). 

Laporan Kontributor Tribun Jabar, Irvan Maulana

TIBUNJABAR.ID, SUBANG - Krisis penanganan sampah di Subang kini mulai mendapat titik terang. Pasalnya, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah yang sudah overloud kini sudah mulai dipindahkan.

Sebelumnya, krisis permasalahan sampah di Subang terjadi saat musim banjir Februari 2021 lalu, dari mulai telatnya honor tenaga kebersihan, mobil truk pengangkut sampah jadi rongsokan, hingga TPA overload akibat jumlah sampah kian hari kian bertambah.

Bupati Subang Ruhimat memaparkan, skema pemindahan TPA Panembong ke TPA Batu di Jalupang tidak mudah, pihak pemerintah daerah perlu enyiapkan berbagai persiapan termasuk regulasi untuk pemindahan TPA tersebut.

Hingga kini beberapa blok lahan yang kabarnya akan digunakan sebagai lokasi TPA di Jalupang sedang dikebut pekerjaannya.

"Saya kira dalam waktu dekat ini bisa di uji coba, semua sudah sesuai dengan skema kita," ujar Ruhimat ketika meninjau lokasi calon TPA di Desa Jalupang, Kalijati, Subang. Sabtu (17/4/2021).

Ia juga mengaku bahwa overloadnya TPA di Panembong memang disebabkan oleh jumlah sampah yang kian hari kian banyak.

"Di sana juga lahannya sempit, kalau sampahnya tiap hari nambah lahannya kan gak ikut meluas, malah semakin ditimbun semakin sempit," kata dia.

Tidak hanya membuat tampat penampungan, TPA Jalupang yang kini sedang digarap akan dilengkapi dengan fasilitas pengolahan sampah.

Baca juga: Resep Membuat Bakwan atau Bala-bala Sayur, Cocok Jadi Sajian Buka Puasa, Bikinnya Cepat dan Mudah

"Kalau pengolahan pasti kita wujudkan, jangan sampai kejadian di TPA Panembong terulang disini, tapi fasilitas pengolahan itu mungkin dikerjakan nanti karena sat ini kita keterbatasan anggaran," imbuhnya.

"Ya itu dananya tidak sedikit, perlu banyak, APBD kita juga terbatas, maka dari itu saya sedang jejaki kerjasama dan ajukan bantuan ke Provinsi bahkan Nasional, namun sambil menunggu, karena kondisinya darurat diuji coba saja dulu," ujarnya.

Secara terpisah Aktivis Lingkungan Subang, Gingin Suryajalaga menyambut baik tindakan Pemda Subang terkait permasalahan sampah, namun dirinya juga mengingatkan agar Pemkab tidak abai dan membiarkan TPA Panembong yang merupakan TPA sebelumnya.

"Mau tidak mau harus ditanggulangi, sebab peristiwa TPA Panembong ini sudah masuk dalam kategoti bencana, bagaimana tidak nyaris seluruhnya sampah yang tertumpuk di Panembong itu masuk ke sungai, mengalir hingga sungai-sungai sekunder di Subang, ini jelas masuk kategori bencana lingkungan," kata Gingin kepada Tribun ketika ditemui di Kantor DPRD Kabupaten Subang, Sabtu (17/4/2021).

Gingin berharap pembenahan di eks TPA Panembong nantinya juga berjalan maksimal agar tak menjadi bencana lingkungan yang semakin dibiarkan semakin parah.

Baca juga: VIDEO- 2 Orang Diduga Berusaha Mencuri Kotak Amal Tertangkap Kamera CCTV, Pelaku Naik Mobil Sedan

Penulis: Irvan Maulana
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved