Breaking News:

VIDEO-Warga Tak Berani Tabuh Bedug di Masjid Nurulmuhtadien Indramayu

Bedug di  Masjid Jami Nurulmuhtadien Jatisawit, Kecamatan Jatibarang, Indramayu tak pernah ditabuh. Jika ditabuh, buaya jadi-jadian berdatangan.

Baca juga: Menu Buka Puasa Ramadan, Lebih Sehat Candil Susu UHT, Berikut Resepnya

"Itu karena mitos legenda buaya yang menjelma jadi manusia di sini, warga mengenalnya dengan sebutan Ki Jumad," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Kamis (15/4/2021).

Didin Nurudin mengatakan, pernah sekali ada yang mencoba menabuh bedug di masjid desa setempat, ketika itu pula muncul banyak buaya dari tepian Sungai Cimanuk.

Bedug itu sendiri, diketahui merupakan pemberian Ki Jumad sebagai penanda bahwa warga di Desa Jatisawit tengah dilanda marabahaya dan memerlukan bantuan.

Sejak saat itu, bedug itu tidak pernah ditabuh lagi, warga pun lalu menghanyutkannya ke Sungai Cimanuk.

"Setelah dihanyutkan, bedug itu ada yang mengambil, sekarang ada di Masjid di Desa Lobener Lor," ujar dia.

Masih disampaikan Didin Nurudin, sampai dengan saat ini, Masjid Jami Nurulmuhtadien Jatisawit tidak pernah lagi dilengkapi dengan bedug.

Termasuk pula semua masjid dan mushala yang ada di desa setempat, tidak akan ditemukan bedug sama sekali.

Hal yang sama juga berlaku pada masjid dan mushala yang berada di desa sebelah, Desa Jatisawit Lor.

"Karena Desa Jatisawit Lor itu dulunya pecahan Desa Jatisawit, di sana juga sama seperti itu," ucapnya.

Halaman
123
Penulis: Handhika Rahman
Editor: Uben Ruben
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved