Breaking News:

Aksi Pencurian Toko Marak di Sumedang Utara, Terakhir Korbannya Pemilik Toko Bangunan, Terekam CCTV

Sejauh ini anggota Polsek Sumedang Utara mencatat sudah ada 7 aksi pencurian yang terjadi di sejumlah toko yang tersebar di wilayah hukumnya itu.

Istimewa
Aksi pencurian di toko bangunan yang terekam CCTV. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Aksi pencurian di sejumlah toko yang berada di kawasan Jalan Mayor Abudurahman, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, akhir-akhir ini marak terjadi.

Bahkan, sejauh ini anggota Polsek Sumedang Utara mencatat sudah ada 7 aksi pencurian yang terjadi di sejumlah toko yang tersebar di wilayah hukumnya itu.

Kapolsek Sumedang Utara, Kompol Ibnu Setiawan, mengatakan, pihaknya sudah mendatangi lokasi dan pemilik toko yang sudah menjadi korban aksi pencurian tersebut.

"Lokasi yang sudah kita datangi ada 7 tempat yang pemiliknya jadi korban pencurian," ujarnya saat ditemui di Mapolsek Sumedang Utara, Rabu (14/3/2021).

Namun, kata Ibnu, semua korban pencurian itu tidak membuat laporan, tetapi pengecekan itu merupakan inisiatif dari aparat kepolisian setelah pihaknya mendapat informasi terkait pencurian tersebut.

"Kita mendapat kabar bahwa di beberapa tempat ada kejadian (pencurian), makanya saya bersama anggota menjemput bola untuk mengetahui kejadian yang sudah terjadi," kata Ibnu.

Terakhir, kata dia, aksi pencurian tersebut terjadi di sebuah toko bangunan dan pihaknya sudah melakukan pengecekan ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) termasuk meminta keterangan pemilik toko.

Baca juga: Baru Dua Bulan Dilantik Jadi Wali Kota Cimahi, Segini Duit Gratifikasi Pertama yang Diterima Ajay

"Untuk kejadian pencurian yang terjadi di wilayah Sumedang Utara sudah kita tindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan dan mendatangi TKP," ucapnya.

Salah seorang pemilik toko bangunan yang menjadi korban pencurian, Yudi (45) mengatakan, toko miliknya itu sudah dua kali disatroni maling dan terekam CCTV yang berada di dalam toko tersebut.

"Setelah satu kali berhasil masuk, dia (pencuri) masuk lagi, tapi karena yang kedua ada pintu besi dan saya kunci, dia tidak bisa masuk lagi," kata Yudi.

Ia mengatakan, untuk kejadian yang pertama, pencuri itu masuk lewat samping dan masuk ke dalam toko melalui lantai dua, kemudian untuk melakukan aksinya, pencuri itu membongkar jendela.

"Barang yang diambil uang sama ponsel, kalau ditotalin (kerugian) sekitar Rp 5 juta. Selain itu gak ada barang-barang yang diambil," ucapnya.

Baca juga: Ganggu Kenyamanan, Puluhan Ribu Petasan Disita Satsabhara Polres Tasikmalaya Kota dari Pasar Ciawi

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved