Memasuki Ramadan, J&C Cookies Hadirkan Varian Rasa Bandrek Sampai Bajigur

Di bulan Ramadan ini, J&C kembali memperkenalkan varian baru kue yang bertemakan Nusantara yang terdapat varian rasa bandrek, bajigur, dan melinjo.

Tribun Jabar/Putri Puspita Nilawati
J&C Cookies hadirkan varian rasa bandrek dan bajigur. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Bulan Ramadan selalu identik dengan kue kering yang menjadi pelengkap saat berbuka puasa, dan dinikmati saat Lebaran. 

Memasuki tahun kedua bulan puasa saat Pandemi Covid-19, industri kuliner kue kering masih optimistis untuk tumbuh.

PT Joyci Nusantara Cemerlang yang menaungi brand J&C Cookies, tahun ini berusaha tumbuh dengan mengusung tagline #SelaluAda.

Chief Marketing Officer J&C Cookies, Ricky Hermayanto, mengatakan dengan tagline #SelaluAda, J&C Cookies ingin bisa menemani para pelanggan dalam semua situasi dan kondisi.

"J&C Cookies selalu ada untuk semua pelanggan setia, tidak hanya di saat bahagia, tetapi di saat sulit seperti sekarang ini," ujar Ricky saat ditemui di J&C Cookies, Jalan Bojong Koneng, Senin (12/4/2021).

Di tengah kondisi seperti ini, Ricky mengatakan perusahaan dituntut untuk meningkatkan kreativitas di berbagai lini, mulai dari segi produksi, inovasi, hingga kreativitas. 

Baca juga: Desta Putus Sekolah Terpaksa Keliling Jualan Kue, oleh Dedi Mulyadi Disekolahkan Diberi Modal Usaha

Baca juga: Ikatan Cinta Ganti Jam Tayang Selama Ramadan, Ini Info Penting dari Arya Saloka dan Amanda Manopo

Di bulan Ramadan ini, J&C kembali memperkenalkan varian baru kue yang bertemakan Nusantara.

Jika tahun lalu J&C Cookies merilis empon-empon cookies, tahun ini terdapat varian bandrek, bajigur, dan melinjo.

Kreasi baru ini dihadirkan J&C Cookies dengan tujuan untuk mengangkat kearifan lokal lewat produk-produknya.

"Tahun ini kami buat kreasi baru yang lebih inovatif dan mungkin tidak banyak ditemui pada produk-produk kue yang ada di luar sana. Dengan mengangkat kuliner jadul, harapan kami variasi baru dari Nusantara Series ini bisa menjadi uniqueness," ucap Ricky.

Untuk variasi bandrek dan bajigur, Ricky menjelaskan kue ini  terbuat dari bahan dasar jahe yang banyak bermanfaat untuk kesehatan.

"Semoga kue ini bisa dikonsumsi oleh semua kalangan dan bisa menjadi solusi bagi mereka yang tidak terlalu suka jahe, tapi kini bisa menikmatinya dalam bentuk kue kering," ujarnya. 

Ia mengatakan kondisi ekonomi masyarakat yang terus membaik membuat JNC menargetkan penjualan sebesar Rp 60 miliar.

"Untuk 2020, naik 50 persen dengan penjualan Rp 30 miliar. Penjualan drop karena selain pandemi, bahan baku sulit ditemukan," ujarnya.

Penjualan kue kering ini, kata Ricky, akan mulai terlihat meningkat pada minggu ke-3 menuju Hari Raya Idulfitri. 

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved