Breaking News:

Vaksin Covid-19 dari Cina Termasuk yang Dibeli Indonesia Kurang Efektif? Ini Klarifikasinya

Klarifikasi diberikan Direktur Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) Cina, Gao Fu, setelah dia menyebut vaksin buatan negaranya kurang efektif.

china.org.cn via global times
Direktur Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) Cina, Gao Fu 

TRIBUNJABAR.ID, BEIJING - Klarifikasi diberikan Direktur Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) Cina, Gao Fu, setelah dia menyebut vaksin buatan negaranya kurang efektif.

Gao Fu menolak pemberitaan dari sejumlah media asing bahwa dia "mengakui" vaksin Covid-19 negaranya tidak terlalu melindungi dari virus.

Dalam wawancara eksklusif dengan Global Times, Gao menerangkan saat itu para ilmuwan di dunia mendiskusikan efikasi vaksin.

Dia menawarkan untuk meningkatkan efektif, penyesuaian prosedur vaksinasi dan inokulasi menggunakan vaksin berbeda bisa jadi pilihan.

"Rerata perlindungan vaksin di seluruh dunia kadang tinggi, kadang rendah. Cara meningkatkan kemanjuran jadi pertanyaan semua ilmuwan," papar Gao.

Si pejabat kesehatan Cina mengemukakan, dia mengusulkan penyesuaian seperti dosis vaksin, interval, dan inokulasi berurutan dengan produsen berbeda.

Dia menyatakan, ini kali pertama manusia menderita Covid-19.

Karena itu, banyak problem saintifik yang perlu dikaji selama vaksinasi.

Baca juga: Kesepian Istri Tinggal di Kampung, Guru Informal di Bandung Mangsa Enam Anak di Tempat Ibadah

Baca juga: Leasing Benarkan Motor yang Dicegat Debt Collector di Cianjur Sudah Lunas, Dukung Langkah Polisi

Gao Fu menjelaskan, prosedur selama ini mereka dasarkan pada ekstrapolasi inokulasi vaksin dari virus lain.

"Namun di masa depan, jika kita harus berbenah, maka kita perlu menyesuaikan berdasarkan karakteristik virus dan situasi vaksinasi," ucapnya.

Halaman
123
Editor: Giri
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved