Breaking News:

Ramadan 1442 H

Ahli Hisab Melihat Hilal di Kabupaten Sukabumi Selama 1 Menit 45 Detik

Muhammad Yahya mengatakan, hilal terlihat sekitar pukul 17.55 WIB, terlihat selama 1 menit 45 detik.

Tribun Jabar
Tim Ahli Hisab dari Dewan Hisab dan Rukyat (DHR) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, melihat hilal saat lakukan rukyat di Pusat Observasi Bulan (POB) Cibeas, Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, Senin (12/4/2021). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Kabupaten Sukabumi M Rizal Jalaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Tim Ahli Hisab dari Dewan Hisab dan Rukyat (DHR) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Muhammad Yahya, mengatakan melihat hilal saat melakukan rukyat di Pusat Observasi Bulan (POB) Cibeas, Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, Senin (12/4/2021).

Ia mengatakan, hilal terlihat sekitar pukul 17.55 WIB, terlihat selama 1 menit 45 detik.

"Alhamdulillah tadi hilal terlihat dan bukan saya saja, tadi banyak rekan-rekan melihat hilal ketika di awal matahari terbenam kurang lebih sekitar 17.55, dan lama hilal ini terlihat keburu masuk awan kurang lebih sekitar 1 menit 45 detik," ujarnya.

Baca juga: Waktu yang Tepat untuk Membaca Niat Puasa Ramadan, Apakah Cukup Niat Satu Kali untuk Satu Bulan?

Baca juga: BREAKING NEWS, Besok Umat Islam Mulai Puasa Ramadan, 1 Ramadan 1442 H Jatuh Pada Selasa 13 April

"Mudah-mudahan terlihatnya hilal di Palabuhanratu bisa menjadikan kontribusi di dalam isbat untuk menetapkan awal Ramadan," jelasnya.

Setelah melihat hilal, langsung dilakukan sidang isbat.

"Ini merupakan laporan, penentuan ada di Bapak Menteri untuk penentuan awal Ramadan," ucapnya.

Sebelumnya, warga berdatangan ke tempat rukyatul hilal penentuan awal Ramadan di Pusat Observasi Bulan (POB).

Mereka datang dari berbagai daerah di Kabupaten Sukabumi.

Warga berdatangan ke tempat rukyatul hilal penentuan awal Ramadan di Pusat Observasi Bulan (POB) Cibeas, Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (12/4/2021).
Warga berdatangan ke tempat rukyatul hilal penentuan awal Ramadan di Pusat Observasi Bulan (POB) Cibeas, Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (12/4/2021). (Tribunjabar.id/M Rizal Jalaludin)

Menurut pantauan Tribunjabar.id, warga berdatangan sejak pukul 15.30 WIB.

Operator Dewan Hisab dan Rukyat (DHR) Kabupaten Sukabumi Zaenurridwan mengatakan, ada dua alat yang digunakan dalam rukyatul hilal, yakni teleskop modern dan alat tradisional berupa bektang.

Menurutnya, rukyatul hilal kali ini dihadiri oleh Kemenag Kabupaten Sukabumi, Kemenag dari Bogor dan Cianjur, serta MUI Kabupaten Sukabumi. (*)

Penulis: M RIZAL JALALUDIN
Editor: Hermawan Aksan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved