Breaking News:

Ramadan 1442 H

5 Anjuran Makan Sahur Menurut Rasulullah SAW, Dilakukan agar Puasa Ramadan 1442 H Membawa Berkah

Sebelum melakukan puasa, biasanya diawali dengan makan sahur pada waktu dini hari atau setelah tengah malam.

Editor: Fidya Alifa Puspafirdausi
TribunWow.com/Rusintha Mahayu.
Ilustrasi sahur. 

Kebiasaan Rasulullah itu ternyata memang bisa dibuktikan secara ilmiah manfaatnya.

Rutin mengonsumsi kurma berdampak baik pada tubuh, di antaranya membuat tulang lebih sehat, sistem pencernaan lebih baik, dan meredakan stres.

Kandungan gula alaminya yang jika diolah tubuh akan berubah menjadi energi yang sangat dibutuhkan selama menjalani ibadah puasa.

Jadi jangan heran kalau makan kurma bisa membuat perut terasa kenyang lebih lama.

5. Lakukan ibadah setelah sahur

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, usai makan sahur ada baiknya langsung menjalankan ibadah seperti salat Subuh dan membaca Al Quran.

Oleh karenanya, Rasulullah menganjurkan untuk menyantap sahur mendekati waktu Subuh.

Agar setelah menjalankan aktivitas sahur bisa langsung menjalankan ibadah salat Subuh.

Kendati demikian, banyak orang merasa ngantuk usai bersantap sahur.

Alhasil, mereka lebih memilih untuk tidur sampai waktu azan Subuh tiba.

Padahal, tidur setelah sahur dapat membuat lebih cepat lapar di siang hari.

Lebih parahnya lagi, menyebabkan kadar asam lambung naik ketika bangun tidur.

Setelah sahur, jangan lupa untuk baca niat Puasa Ramadan.

Berikut bacaan niat puasa di bulan Ramadan:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ اَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هذِهِ السَّنَةِ ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghodin 'an adaa'i fardhi syahri romadhoona hadihis-sanati lillahi ta'aalaa.

Artinya: "Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadan tahun ini, karena Allah Ta'ala."

(TribunBogor)

Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved