Breaking News:

Salurkan Bantuan Bencana NTT, Sharing Happines Gandeng Aktor Adhin Abdul Hakim

Platform Donasi dan galang dana sosial online sharingHappiness.org bersama Aktor Adhin Abdul Hakim untuk memasok bantuan korban bencana banjir NTT

Editor: bisnistribunjabar
istimewa
Platform Donasi dan galang dana sosial online sharingHappiness.org bersama Aktor Adhin Abdul Hakim untuk memasok bantuan korban bencana banjir NTT 

TRIBUNJABAR.ID, LEMBATA - Platform Donasi dan galang dana sosial secara online sharingHappiness.org berkolaborasi bersama Aktor Adhin Abdul Hakim untuk memasok bantuan penanganan korban bencana banjir bandang badai dampak siklon tropis seroja di Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Bantuan berupa 100 paket bahan pokok dan 100 paket kesehatan lansia dan balita disalurkan tim langsung kepada korban terdampak bencana di beberapa desa Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, Sabtu (10/4/2021).

CEO Sharinghappines.org, Hamzah Fatdri Ulhaq mengatakan, pemberian bantuan dilakukan dengan cepat dengan cara membeli bahan baku di sekitar pulau Lembata.
Hal itu dilakukan karena akses menuju lokasi bencana melalui udara, laut dan darat sempat lumpuh karena cuaca buruk terjadi selama 31 Maret hingga 4 April 2021.

sharingHappiness2
Platform Donasi dan galang dana sosial online sharingHappiness.org bersama Aktor Adhin Abdul Hakim untuk memasok bantuan korban bencana banjir NTT (istimewa)

"Relawan kami sudah menyalurkan bantuan bahan makanan serta paket kesehatan, saat ini kami masih menghimpun data kebutuhan apa saja yang sangat dibutuhkan korban di pengungsian,"kata Hamzah, Sabtu (10/4/2021).

Menurut Hamzah, distribusi bantuan sempat terkendala lumpuhnya akses menuju lokasi bencana. Perjalanan darat dan laut belum terbuka karena cuaca buruk masih terjadi di kepulauan flores timur.

"Kami baru sampai hari Jumat, jalan darat terputus akibat longsor sementara jalur laut gelombang masih tinggi, perahu pengangkut bantuan dari luar enggan melaut,"sebutnya.

Bersama aktor Adhin Abdul Hakim, Sharinghappines memantau lokasi bencana banjir bandang menimpa beberapa desa di Kecamatan Ile Ape. Alat berat masih melakukan pencarian warga yang hilang tersapu banjir bandang, sisa bencana terlihat dari reruntuhan bangunan dan hamparan batu diatas kampung.

"Kita lihat bagaimana dahsyatnya banjir bandang ini meluluh lantakkan pemukiman warga, puluhan warga meninggal, ratusan mengungsi dan kerugian harta benda belum terhitung hingga kini,"ucap Adhin.

Warga terdampak, Ahmad heban menyatakan apa yang telah dilakukan Sharing Happines dengan menyalurkan bantuan langsung sangat ditunggu korban.
Bila mengandalkan bantuan pemerintah, lanjutnya, kerap terkendala prosedur yang panjang. Sehingga bantuan langsung seperti ini bisa dimanfaatkan pengungsi korban banjir bandang.

Dalam waktu sehari, lanjut dia, dapur umum di posko pengungsian ini harus memasak 170 kilogram beras bagi 91 kepala keluarga pengungsi. Mereka merupakan pengungsi dari desa Lamawolo, Kecamatan Ile Ape, rumah mereka sudah hanyut disapu banjir bandang.

"Di posko Labatukang ini ada 200 jiwa pengungsi, mereka butuh sekali pakaian dan makanan karena pada saat kejadian hanya bawa pakaian di badan. Untuk bantuan pemerintah itu harus pengajuan dulu baru kita dapat barangnya, bantuan langsung seperti dari Sharing Happines ini yang kami butuhkan segera,"pungkasnya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved