Breaking News:

Foto Terakhir Detik-detik Remaja Ciamis Terseret Arus Pantai Pangandaran, Malam Ini Belum Ditemukan

"Ya awalnya dari saksi, korban sedang bercanda dengan teman temannya. Tapi sambil mengejek tidak bisa berenang dan sebagainya."

ist
Foto terakhir korban tenggelam di Pantai Pangandaran. Berenang di zona merah remaja itu terseret arus di Pantai Barat blok Bandara Susi Pudjiastuti, Pamugaran, Pangandaran, Jawa Barat. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Kembali terjadi lagi, karena berenang di zona merah seorang remaja terseret arus di Pantai Barat blok Bandara Susi Pudjiastuti, Pamugaran, Pangandaran, Jawa Barat.

Dari informasi yang diterima, korban seorang remaja bernama Arif Nurahman (15) anak dari Bp Yaldi dan Ibu Nena warga Cibeureum RT 34/8, Desa Cibadak, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis.

Arif Nurahman (15), paling kanan bersama dua temannya sesaat sebelum berenang di Pantai Pangandaran dan tenggelam, Minggu (11/4/2021) siang.
Arif Nurahman (15), paling kanan bersama dua temannya sesaat sebelum berenang di Pantai Pangandaran dan tenggelam, Minggu (11/4/2021) siang. (ist)

Dan korban, terseret arus sekitar pukul 13:50 WIB.

Ketua SAR Barakuda Pantai Pangandaran, Sakio Andrianto mengatakan, bahwa korban terseret arus ketika berenang di posisi yang arus lautnya paling kencang di Pantai Barat yaitu blok Bandara Susi Pudjiastuti Pamugaran.

"Ya awalnya dari saksi, korban sedang bercanda dengan teman temannya. Tapi sambil mengejek tidak bisa berenang dan sebagainya."

"Mungkin sambil bercanda, kemudian terlena dan terbawa arus untuk mencoba berenang. Yang akhirnya, korban berenang di lokasi pantai larangan dan terseret arus laut," ujar Sakio saat dihubungi Tribunjabar.id melalui selulernya, Minggu Sore (11/4/2021).

Karena menurut Sakio, memang di tempat tersebut radius 10 meter dari bibir pantai, air lautnya berputar. 

Pencarian korban sudah dilakukan bersama tim SAR gabungan tadi sampai pukul 18:00. 

Namun sementara, korban belum juga ditemukan.

Dan besok pagi, Tim SAR gabungan akan kembali melakukan pencarian korban.

"Memang tadi kesulitan untuk mengevakuasi korban karena tepat di pusaran air, kami tak bisa menurunkan tim penyelam dan juga tak bisa menggunakan perahu," kata Sakio.

Ia memaparkan, untuk tim SAR gabungan tadi dibagi dua tempat, yaitu kejadian di Pantai Karapyak dan juga di pantai barat blok Bandara Susi Pudjiastuti Pamugaran Pangandaran. *

Penulis: Padna
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved