Breaking News:

Aa Umbara Tersangka Korupsi

Wacana Hengky Kurniawan Jadi Bupati Mencuat, Pendiri KBB Angkat Bicara, ''Itu Masih Gaib''

Setelah Bupati Aa Umbara ditahan KPK, ramai diperbincangkan Hengky Kurniawan, yang asalnya wakil bupati, naik menjadi bupati.

Instagram @hengkykurniawan
Wakil Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan. Setelah Bupati Aa Umbara ditahan KPK, ramai diperbincangkan Hengky Kurniawan naik menjadi bupati. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Wildan Noviansah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Setelah Bupati Aa Umbara ditahan KPK, ramai diperbincangkan Hengky Kurniawan, yang asalnya wakil bupati, naik menjadi bupati.

Menyikapi hal tersebut, salah satu pendiri KBB angkat bicara.

Ketua Komite Pembentukan Kabupaten Bandung Barat (KPKBB), Zaenal Abidin, mengatakan, perbincangan yang ada masih terlalu awal untuk disimpulkan.

Baca juga: Warga Bandung Barat Tak Sabar Hengky Jadi Bupati, Dia Ganteng dan Milenial

Baca juga: Kumpulan Pantun, Ucapan Lucu, dan Kata Mutiara Buat Ucapan Puasa Ramadhan 2021, untuk Orang Terdekat

"Itu masih lama, masih awal dan gaib, jangan terlalu terburu-buru," katanya saat diwawancarai, Jumat (9/4/2021).

Kendati masih awal, Zaenal mengatakan ada beberapa hal yang perlu dibenahi dalam pemerintahan Bandung Barat.

Salah satunya koordinasi antara Pemkab dan KPKBB sebagai pendiri Bandung Barat.

"Meski Hengky kemungkinan besar naik, jika aturannya benar dan mau berkoordinasi dengan KPKBB, insyaallah benar," kata dia.

Kendati demikian, Zaenal mengatakan, sebagai pendiri KPKBB, ia tidak bisa memprediksi dan mendukung siapa yang akan naik menjadi bupati.

"Kami tidak diperbolehkan mendukung seseorang karena kami di sini sebagai pendiri."

"Di sini kami hanya mendoakan siapa pun agar bisa berkoordinasi dengan KPKBB dan diterima oleh masyarakat," ujarnya.

Sebagai ketua KPKBB, Zaenal berharap, ke depannya orang yang menjabat bisa bekerja sesuai dengan tupoksinya dan tidak melebihi kewenangan yang ada.

"Kita ingin pelayanan publik tercapai dengan bagus, anggaran bisa dinikmati oleh masyarakat, APBD dan APBN diberikan untuk kepentingan masyarakat agar tepat guna, tepat waktu, dan tepat sasaran," ujarnya. (*)

Penulis: Wildan Noviansah
Editor: Hermawan Aksan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved