Breaking News:

Merokok Sembarangan Bisa Didenda Rp 500 Ribu, Peraturan Bupati Mulai Diberlakukan di Majalengka

Peraturan ini sudah tertuang dalam Perbup yang mengatur tentang kawasan tanpa rokok.

Merokok Sembarangan Bisa Didenda Rp 500 Ribu, Peraturan Bupati Mulai Diberlakukan di Majalengka
TRIBUN JABAR/DENI DENASWARA
ILUSTRASI larangan merokok. Merokok sembarangan di Majalengka terancam sanksi denda hingga Rp 500 ribu.

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON, MAJALENGKA - Pemerintah Kabupaten Majalengka saat ini mulai melarang siapa pun merokok di sembarang tempat.

Larangan itu tertuang dalan Peraturan Bupati Majalengka Nomor 4 tahun 2021 tentang kawasan tanpa rokok (KTR).

Wakil Bupati Majalengka, Tarsono D Mardiana mengatakan, pemerintah memiliki keseriusan untuk melindungi masyarakat dari bahaya rokok serta pengaruh buruknya bagi kesehatan. 

Baca juga: Cuplikan Video Sinopsis Ikatan Cinta 8 April 2021: Al Curigai Elsa Bohong, Kerjasama dengan Ricky

Baca juga: VIDEO-Suara Ridwan Kamil Bergetar, Menahan Haru Saat Peletakan Batu Pembangunan Masjid Syaikh Ajlin

"Ini momentum yang sangat baik untuk menuju Majalengka menjadi Kabupaten Sehat sehingga harus terus digelorakan lagi bahwa rokok itu sangat membahayakan," ujar Tarsono seusai membuka kegiatan sosialisasi regulasi KTR di salah satu hotel di Majalengka, Kamis (8/4/2021).

Dalam Perbup itu, kata Tarsono, pemerintah tidak melarang masyarakat untuk merokok.

Namun, Perbup tersebut mengatur bagaimana agar masyarakat tidak merokok di sembarang tempat.

"Aturan ini hanya melarang merokok di tempat yang sudah diatur, yaitu di 8 kawasan yang terdiri dari, fasilitas kesehatan, tempat belajar mengajar, tempat bermain anak, tempat ibadah, angkutan umum, sarana olahraga, tempat kerja, dan tempat umun," ucapnya.

Nantinya, akan ada sanksi administrasi berupa denda bagi siapa pun yang merokok di sembarang tempat.

Terutama di tempat-tempat yang terpampang tulisan Kawasan Tanpa Rokok atau KTR.

"Dalam Perbup ini dicantumkan sanksi bagi pelanggar yaitu denda adminstrasi antara Rp 50 ribu hingga Rp 500 ribu bagi yang siapa pun yang melanggar," jelas dia.

Selain berlaku untuk rokok konvensional, Perbup tentang Kawasan Tanpa Rokok itu juga diberlakukan sama untuk rokok elektronik seperti vape.

"Vape juga termasuk, tidak boleh sembarangan," katanya.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka, Gandana Purwana menambahkan, di delapan kawasan KTR yang sudah ditetapkan nantinya juga akan disediakan tempat khusus bagi para perokok.

"Tempat khusus untuk merokok berada di ruang terbuka tanpa atap, terpisah dari gedung dan tidak boleh ada perabotan seperti kursi serta meja," ujarnya.

Baca juga: BREAKING NEWS Pohon Tinggi Besar Tiba-tiba Tumbang di Jalan Bungur Bandung, 2 Mobil Langsung Ringsek

Baca juga: Sambut Ramadan Bupati Cantik Purwakarta Posting Foto Bersama Anak, Netizen Minta Bareng Sang Suami

Penulis: Eki Yulianto
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved