Breaking News:

Oknum Polisi Jadi Kurir Narkoba, Upahnya Rp 2 Juta dari 10 Gram Sabu-sabu, Terancam Bui Seumur Hidup

Saat mengungkap kasus narkoba, Polres Bulungan, Kalimantan Utara, menemukan oknum polisi jadi kurir, melibatkan Propam Polda Kaltara.

Editor: Hermawan Aksan
Tribunnews.com
Kasat Reskoba Polres Bulungan, AKP Moehamad Hasan Setyabudi, saat rilis pengungkapan kasus narkoba di Mapolres Bulungan (TRIBUNKALTARA.COM/MAULANA ILHAMI FAWDI) 

TRIBUNJABAR.ID, TANJUNG SELOR - Saat mengungkap kasus narkoba, Polres Bulungan, Kalimantan Utara, menemukan oknum polisi jadi kurir, melibatkan Propam Polda Kaltara.

Pihak Polres Bulungan mengamankan seorang oknum polisi berpangkat aiptu yang berdinas di Polres Tarakan, yang memiliki peran dalam jejaring peredaran narkoba di Bulungan, Kalimantan Utara.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kasat Reskoba Polres Bulungan, AKP Moehamad Hasan Setyabudi, saat rilis pengungkapan narkoba di Mapolres Bulungan, Senin (5/4/2021).

"Anggota dengan inisial AW sudah kami amankan. Kami dalami AW dan ternyata barang didapatkan dari Rustam," katanya.

AKP Moehamad Hasan mengatakan, peran oknum anggota AW, hanya sebatas kurir.

AW, kata Hasan, hanya mendapat upah dari banyaknya sabu-sabu yang berhasil ia kirimkan.

"Dia hanya sebagai perantara, mengantarkan sabu dari si A ke si B, nanti uang hasil penjualannya dikasih lagi ke A."

"Dia hanya dapat upah, bukan terlibat jaringan internasional atau bagaimana," katanya.

Pihaknya mengatakan, oknum AW hanya mendapatkan upah sebesar Rp 2 Juta dari 10 gram sabu-sabu yang berhasil ia edarkan.

"Dia hanya nyari tambahan saja, caranya salah. Kalau kemarin dia antar 10 gram, dapat Rp 12 juta, dia hanya dapat Rp 2 juta, Rp 10 juta lagi, dikasih ke Rustam," ujarnya.

Hingga kini oknum AW masih dalam proses pengamanan.

Polisi, kata Hasan, belum dapat memastikan apakah oknum tersebut juga terlibat sebagai pengguna narkoba.

"Tes urine belum dilaksanakan, untuk pengamanan anggota kami koordinasi dengan pihak Propam Polda," tuturnya.

Selain mengamankan oknum AW, Satreskoba Polres Bulungan turut mengamankan 8 orang lain, dengan barang bukti sebanyak 45 bungkus sabu-sabu seberat 15 gram, 6 bungkus sabu-sabu seberat 66 gram, dan 8 buah handphone.

Para pelaku terancam, dijerat Pasal 114 ayat 2, Jo Pasal 112 Ayat 2, UU 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara hingga seumur hidup. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved