Breaking News:

Janda Aminah dan 3 Anaknya di Cianjur, Tinggal di Rumah Hanya Ditutup Terpal, Hidup Makin Berat

Sudah hampir empat tahun, keluarga Aminah (40) dan tiga orang anak yang satu di antaranya maaih sekolah, tinggal di rumah hanya ditutup terpal.

Tribunjabar.id/Ferri A Mukminin
Sudah hampir empat tahun, keluarga Aminah (40) dan tiga orang anak yang satu di antaranya maaih sekolah, tinggal di rumah hanya ditutup terpal. 

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Sudah hampir empat tahun, keluarga Aminah (40) dan tiga orang anak yang satu di antaranya maaih sekolah, tinggal di rumah hanya ditutup terpal.

Warga Kampung Cidamar RT 03/08, Desa Bobojong, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur ini juga sering merasakan kehujanan dan kepanasan jika angin bertiup kencang dan menyibak terpal yang menutup bagian atas rumahnya.

Kondisi prihatin seperti itu terpaksa dilakukan Aminah sejak suaminya meninggal dunia.

Baca juga: Satu Orang Tewas Akibat Tawuran Geng Motor di Purwakarta, Keluarga Sebut Korban Alami Luka Sabetan

Baca juga: Satu Blok di Perumahan Cianjur Ini Harus Isolasi, Banyak Warga yang Positif Hasil Rapid Tes Antigen

Baca juga: Modus Guru Ngaji Perdayai Santriwati, Diajak Ziarah Padahal ke Hotel, Diberi Minuman Agar Tak Sadar

Penghasilan dari buruh tani pun terkadang tak cukup untuk memenuhi kebutuhan makan ia bersama dengan tiga orang anaknya.

Satu orang anaknya yang baru masuk kelas 1 SMA terpaksa putus sekolah karena harus membantu mencari nafkah.

Kondisi rumah Aminah terletak paling ujung dan berbatasan langsung dengan kebun bambu.

Sepeninggal almarhum suaminya ia tak mampu lagi melanjutkan pembangunan rumahnya.

Kondisi tersebut juga mengundang prihatin para tetangga dan pengurus RW setempat. Ketua RW Ujang mengatakan bahwa sejak empat tahun lalu sudah banyak yang mengambil gambar dan memotret kehidupan prihatin keluarga Aminah. Namun hingga saat ini rumah Aminah belum berubah dan masih membutuhkan bantuan.

"Terpal ini sering tersapu angin kencang, jadi kalau malam hari bisa kebayang mereka tidur sambil menatap langit," ujar Ujang.

Ujang mengatakan, sejak empat tahun lalu juga ia sering mengajukan bantuan ke sana ke mari namun belum kunjung berhasil.

Halaman
12
Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved