Breaking News:

Jabar Nomor 1 Dalam Pelanggaran Kebebasan Beragama Selama 14 Tahun Berturut-turut, Ini Kata Pak UU

Uu mengatakan selama ini di Jawa Barat, tidak ada orang yang ibadahnya diganggu. Begitu pun dengan kehidupan sehari-hari semua warga beragamanya.

Istimewa
Wakil Gubernur Jabar, Uu Ruzhanul Ulum. Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengajak Setara Institut untuk kembali mengkaji hasil risetnya yang menempatkan Provinsi Jawa Barat pada posisi pertama di Indonesia sebagai daerah dengan jumlah terbanyak pelanggaran kebebasan beragama dan berkeyakinan selama 14 tahun berturut-turut. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengajak Setara Institut untuk kembali mengkaji hasil risetnya yang menempatkan Provinsi Jawa Barat pada posisi pertama di Indonesia sebagai daerah dengan jumlah terbanyak pelanggaran kebebasan beragama dan berkeyakinan selama 14 tahun berturut-turut.

Uu mengatakan tidak sepaham dengan hasil riset tersebut.

"Pemerintah Provinsi Jawa Barat menerima informasi seperti itu, tapi saya memiliki keyakinan ada parameter yang salah tentang asumsi bahwa Jawa Barat seperti itu tentang intoleransi," kata Pak Uu saat ditemui di Gedung Sate, Rabu (7/4).

Uu mengatakan selama ini di Jawa Barat, tidak ada orang yang ibadahnya diganggu.

Begitu pun dengan kehidupan sehari-hari semua warga beragamanya.

Adapun terjadi kesalahpahaman, katanya, selalu diselesaikan dengan musyawarah dan kekeluargaan.

"Selama saya memimpin di Jawa Barat, tidak ada orang yang sedang ibadah diganggu, dari agama manapun. Kemudian juga tidak ada umat beragama yang manapun di saat mereka melaksanakan kehidupan sehari-hari diganggu oleh masyarakat lain," katanya.

Berita-berita Persib Bandung

Kapten Tim Persib Bandung Supardi Nasir Ikut Kursus Kepelatihan, Tegaskan Masih Ingin Bermain

Belum Maksimal, Gelandang Persib Bandung Farshad Noor Mengaku Belum Fit 100 Persen

Sejumlah kawasan di Jawa Barat, katanya, terkenal dengan keanekaragaman agamanya dan toleransinya yang tinggi, seperti sejumlah kawasan di Kabupaten Kuningan, Kota Bandung, bahkan Kabupaten Tasikmalaya. Selama ini, katanya, rutin dilakukan dialog antarumat beragama.

Halaman
1234
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved