Breaking News:

Tama Menggelandang di Tegal Usai Gaul dengan Anak Punk, KPAI Tasik Duga Kurang Perhatian Orang Tua

Bersama anak punk, Tama kemudian terdampar di Tegal, Jateng, dan hidup menggelandang di sana selama setahun.

Istimewa
Tama manja bersama Iskandar, ayah kandungnya, saat dipertemukan di kantor KPAID Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (6/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya, Ato Rinanto, menyebut menghilangnya Muhammad Rizki Nugraha Pratama alias Tama (11) diduga akibat kondisi keluarga yang membuatnya tidak nyaman.

"Ketidaknyamanan di rumah membuat Tama mencari ketenangan dan kebahagiaan di luar," kata Ato, Selasa (6/4/2021).

Celakanya, lanjut Ato, Tama mendapatkan kedua hal itu saat bertemu dan mulai bergaul dengan anak-anak punk.

Bersama anak punk, Tama kemudian terdampar di Tegal, Jateng, dan hidup menggelandang di sana selama setahun.

Tama sendiri selama ini hanya hidup bersama ayah kandungnya, Iskandar, di rumah mereka di Kecamatan Kadipaten. Karena kedua orang tuanya sudah berpisah.

"Kondisi tersebut membuat Tama kurang pola asuh. Ia pun menjadi merasa tak nyaman di rumah, kemudian mencari kesenangan di luar," kata Ato.

Iskandar sendiri mengakui kurang perhatian terhadap Tama, karena harus mencari nafkah.

Baca juga: Foto-foto Cantiknya Citra Monica, Calon Istri Ifan Seventeen, Baru Lamaran, Begini Kisah Cintanya

"Saya memang kurang perhatian sama Tama. Tapi itu karena saya harus mencari nafkah. Mulai sekarang saya akan memulai hidup lebih baik dengan Tama," kata Iskandar, setelah bertemu kembali dengan Tama di kantor KPAID Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (6/4/2021) siang.

Tama berhasil ditemukan setelah petugas Satpol PP Tegal saat menggelar razia. Tama kemudian ditangkap.

Dari situlah terungkap identitas Tama. Petugas Satpol PP kemudian menyerahkan Tama ke Polres Tegal untuk dilacak lebih jauh alamatnya.

Polres Tegal mengontak Polsek Kadipaten dan diketahui Tama dilaporkan hilang setahun lalu. Info tersebut lalu diteruskan ke KPAID Kabupaten Tasikmalaya.

Baca juga: Geledah Kamar Napi, Ini yang Petugas Gabungan di Majalengka Temukan, dari Silet sampai Power Bank

Jajaran KPAID akhirnya berangkat ke Tegal untuk memastikan identitas Tama. Setelah diyakini anak itu Tama, akhirnya dibawa pulang ke Tasikmalaya.

Penulis: Firman Suryaman
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved