Breaking News:

Longsor di Kabupaten Bandung

Longsor Galian C yang Terjadi di Soreang Bandung Diduga Akibat Penambangan

Longsor galian C tak berizin di perbatasan Desa Sadu dan Sukajadi Kecamatan Soreang diduga akibat penambangan.

Tribun Jabar/ Lutfi AM
Longsor galian C tak berizin di perbatasan Desa Sadu dan Sukajadi Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Selasa (6/4/2021) diduga akibat penambangan. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Longsor galian C tak berizin di perbatasan Desa Sadu dan Sukajadi Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Selasa (6/4/2021), diduga akibat penambangan.

Kepala Seksi Pencegahan Bencana BPBD Kabupaten Bandung, Ecep Kusnadi, mengungkapkan, dari kajian di lapangan, terjadinya longsor karena adanya penambangan.

"Jadi adanya penambangan, ini daerahnya daerah tebingan, tanah dan batuannya diambil," ujar Ecep, saat meninjau lokasi longsor tersebut.

Ecep mengatakan, cara mengambilnya pun mungkin tidak menggunakan teknik yang bagus.

"Artinya mereka mengambilnya dari tengah dulu, pengambilan bahan tambangnya ini," kata Ecep.

Saat ditanya apakah masyarakat pernah komplain terhadap penambangan tersebut, Ecep, mengatakan, ya, masyarakat juga pernah komplen.

"Bahkan pernah dimediasi oleh Babinsa dan Babinkantibmas setempat, untuk tidak melanjutkan galian c ini. tapi ada beberapa faktor mungkin alasan oleh pihak yang punya lahan sehingga galian itu tetap dilaksanakan," kata Ecep.

Baca juga: Fans Indonesian Idol Ngeluh Top 3 Tak Tayang, Mark-Rimar-Anggi Buka Suara, Ini Jadwal Barunya

Memang dengan kejadian tersebut tak ada korban jiwa ataupun rumah yang tertimbun, namaun terdapat rumah yang terancam tertimbun jika terjadi longsor susulan.

"Ketinggian yang lognsor ini, sekitar 160 meter dengan lebar 250 meter," ujar Ecep, setelah meninjau longsoran tersebut.

Ecep mengatakan, untuk dampak dari longsor tersebut, sekitar 18 rumah warga terancam tertimbun.

"Sebanyak 8 rumah di Desa Sadu dan 10 rumah di Desa Sukajadi, dihuninoleh 18 kepala keluarga dengan jumlah jiwa sekitar 66 jiwa," kata Ecep.

Selain itu dikatakan Ecep, terdapat dua bangunan konveksi, satu masjid, dan beberapa tempat parkir, yang terancam (jika terjadi longsor susulan).

Baca juga: Daftar Nama Instagram Pemain Ikatan Cinta, dari Andin Amanda Manopo hingga Ncus Chika Waode

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved